Nasdem Usung Firdaus Zar'in Jadi Wali Kota

Nasdem Usung Firdaus Zar'in Jadi Wali Kota

  Senin, 28 March 2016 10:10

Berita Terkait

PONTIANAK – Rapat kerja Daerah Partai Nasdem tingkat Kota Pontianak pada Jumat (25/3) di Hotel Kartika sukses digelar dengan menghasilkan beberapa poin penting yang akan di usung dalam program kerja Partai Nasdem 2016. Selain akan merekrut pengurusan DPD DPC DPRt se Kota Pontianak, Nasdem juga melakukan verifikasi dan lounching website restorasikhatulistiwa.com. Pertemuan itu juga membahas pemenangan Pilwako 2018.

Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pontianak, Firdaus Zar'in menuturkan banyak bahasan dalam rakerda Partai Nasdem tingkat Kota Pontianak. Diantaranya akan merekrut pengurus DPD DPC dan DPRt kurang lebih 150 orang. Kemudian pembahasan program kerja komisi A bidang organisasi dan komisi B bidang program kerja turut dibahas untuk satu tahun ini.

Lebih dalam, wakil Ketua DPRD Kota Pontianak itu juga meminta untuk membuat program kerja. "Tentu tujuannya untuk penguatan struktur organisasi dalam rangka memenangkan Pilwako 2018 dan pemenangan pemilu legislatif 2019," pungkasnya.

Untuk pemilihan legislatif di Pontianak, Nasdem menargetkan 9 kursi. Dipaparkan, 2 kursi di Kecamatan Pontianak Barat, 2 Pontianak Kota, 2 Pontianak Selatan dan Tenggara, 2 di Pontianak Utara dan 1 kursi di Kecamatan Pontianak Timur. Kalau sebelumnya Nasdem berhasil memperoleh 6 kursi.  

Tentang pemilihan Wali Kota 2018, dia juga diamanatkan oleh Ketua Panitia Rakerda Partai Nasdem Kota Pontianak, Busri Rahmad  Untuk pemenangan pilwako, berdasarkan sampaian ketua panitia rakerda, Busri Rahmad yang juga wakil ketua DPD partai Nasdem Kota Pontianak, Zar'in disarankan untuk mencalonkan diri sebagai Calon Wali Kota Pontianak 2018-2023, dengan catatan DPC kecamatan mengamanahkan untuk segera melakukan konsolidasi dan sosialisasi. Selain penguatan internal, ke depan pihaknya akan membangun koalisi dengan partai lain.

Saat ini partainya masih kekurangan 3 kursi. Menurut Undang-undang jumlah kursi harus 9. "Saat ini tugas saya dan teman di DPD akan membangun hubungan koalisi dengan partai yang ada di Pontianak," jelasnya.

Ketika ditanya apakah siap untuk pencalonan Wali Kota Pontianak? "Secara pribadi saya siap. Terlebih dengan dukungan DPC dan DPRt, artinya saat ini masih calon. Menurut saya, tidak menutup kemungkinan dari Nasdem ada calon lain, selain saya," ungkapnya.

Namun berdasarkan putusan Rakerda, saat ini dialah yang direkomendasikan untuk maju di pertarungan menjadi Wali Kota Pontianak sebagai kandidat kuat pengganti Sutarmidji.

Mengenai munculnya nama tokoh independen yang diperkirakan akan memenuhi persaingan perebutan kursi nomor 1 di Pontianak, dalam hal ini dia lebih bijak. "Jika ada independen ingin maju silahkan saja," terangnya.

Semua berhak untuk mengenalkan diri ke masyarakat. Saat ini tinggal melihat respon masyarakat. Itu penting guna mengukur popularitas bakal calon apakah dikenal masyarakat atau tidak. "Bila dikenal belum tentu juga masyarakat memilih. Biarkan saja, semakin banyak calon akan menghangatkan bursa calon Wali Kota nanti," tutupnya.(iza/pk)

Berita Terkait