Nari dan Nyanyi Bertiga Bikin Kacau

Nari dan Nyanyi Bertiga Bikin Kacau

  Selasa, 23 Agustus 2016 09:30
PEREMPUAN PERKASA: Dari kiri, Shanty Paredes, Tara Basro, Titiek Puspa, dan Tatyana Akman dalam salah satu scene Ini Kisah Tiga Dara. Film yang terinspirasi film klasik Tiga Dara ini tayang 1 September mendatang.

Berita Terkait

Di Balik Keseruan Ini Kisah Tiga Dara 

JAKARTA – September termasuk ’’low season’’ dalam urusan peluncuran film. Dari Hollywood saja, dari sedikit film yang dilansir sepanjang bulan depan, hanya beberapa yang masuk must-watch list. Misalnya, Bridget Jones Baby dan The Magnificent Seven. Namun, dari jagat film nasional, ada yang layak ditunggu. Yakni, Ini Kisah Tiga Dara yang bakal tayang serentak 1 September.

Beberapa pekan terakhir, di bioskop Indonesia sedang ditayangkan film Tiga Dara. Film yang aslinya dirilis pada 1956 itu merupakan hasil restorasi. Nah, Ini Kisah Tiga Dara karya Nia Dinata bukan remake film lawas yang dibintangi Mieke Wijaya dan Indriati Ishak tersebut.

’’Ini film berbeda, tapi inspirasinya berasal dari Tiga Dara. Juga, sama-sama musikal,’’ jelas Nia dalam premiere film Ini Kisah Tiga Dara Jumat malam (19/8). Sutradara Arisan! itu menyatakan, yang mirip hanya latar belakangnya. ’’Inti cerita masih sama dengan yang lama. Perbedaannya, ada pesan yang saya sisipkan dalam film tersebut,’’ tambahnya.

Tokoh utama film yang diproduksi SA Films dan Kalyana Shira Films itu merupakan tiga saudari yang dirawat oma mereka, Titiek Puspa. Mereka adalah si sulung Gendis (Shanty Paredes), si tengah Ella (Tara Basro), dan si bungsu Bebe yang diperankan pendatang baru Tatyana Akman. Diselingi nyanyian dengan lirik masa kini, film itu menjadi sesuatu yang segar.

Di antara para cast, hanya Titiek Puspa dan Shanty yang aslinya penyanyi. Yang lain bukan. ’’Saya sengaja tidak memilih pemain yang juga penyanyi. Kecuali Shanty, memang dari awal saya sudah meliriknya jadi anak pertama,’’ kata Nia. Alasannya, agar fresh dan jadi surprise.

Ide itu sukses. Ternyata Tara, Tatyana, dan Reuben Elishama yang memerankan pria pengagum Ella sanggup membuat penonton premiere mengagumi penampilan mereka. Ada sekitar 12 lagu yang ditampilkan. Dua di antaranya merupakan lagu dari film orisinal Tiga Dara.

Tara mengungkapkan, untuk belajar menyanyi sekaligus menari, dirinya menghabiskan waktu hampir dua bulan. Apalagi, porsi menyanyinya cukup banyak. Lebih dari tiga lagu. Bahkan, ada lagu yang dinyanyikan sendiri. ’’Nggak ada pengalaman sama sekali, tapi aku harus total. Nari dan nyanyi bertiga itu bikin kacau-balau sebenarnya. Apalagi yang bagian dansanya,’’ ucap aktris 26 tahun itu, lalu tertawa.

Tatyana tidak kalah kagok. Apalagi dia pendatang baru. Semua hal merupakan pengalaman baru baginya. ’’Pekerjaan rumah yang harus aku kejar banyak banget, karena ini baru pertama kali semuanya,’’ tutur Tat, sapaan akrabnya. ’’Dan, untuk itu aku harus total dalam semua adegan. Sesimpel berjemur jam 12 siang supaya dapat kulit yang cokelat banget,’’ tambahnya.

Sementara itu, Shanty sangat bersemangat kembali bermain film. Selain karena sudah berpengalaman bekerja bareng Nia Dinata (dia ambil bagian dalam Berbagi Suami), penyanyi yang kini tinggal di Hongkong itu sudah lama mendambakan bermain dalam film musikal.

’’Proyek musikal seperti ini sudah saya tunggu selama 15 tahun. Musikal menggabungkan tiga hal yang saya suka. Ya menyanyi, menari, juga akting,’’ jelas pemilik single Oh Kasih tersebut. 

Tampaknya, hal itu sama dengan yang dirasakan Nia. Sutradara spesialis film-film festival tersebut rupanya sudah lama bercita-cita membuat film musikal. Selain karena sejak kecil jatuh cinta dengan Tiga Dara, Nia melihat sineas Indonesia jarang membuat film musikal.

’’Saya nonton Tiga Dara itu di TVRI, waktu usia 9 tahun,’’ ungkap Nia. Namun, film versi baru itu tentu harus membawa ciri khas Nia. Yakni, membawa pesan feminisme. ’’Saya ingin memperlihatkan karakter perempuan Indonesia yang mandiri, teguh, dan pintar,’’ tegasnya. Film tersebut mendapat rating dewasa dari LSF. (glo/c15/na)

 

Berita Terkait