Napi Masih Bisa Beroperasi, Begini Kata Buwas

Napi Masih Bisa Beroperasi, Begini Kata Buwas

  Rabu, 2 March 2016 15:04

Berita Terkait

JAKARTA -- Peredaran narkoba yang dikendalikan narapidana dari balik penjara belakangan marak terjadi. Bandar-bandar narkoba masih leluasa beroperasi meski badan mereka sudah terkurung di balik jeruji.

Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso menegaskan, BNN bekerjasama dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia maupun Kejaksaan terus mengawasi upaya peredaran narkoba di balik lapas itu.

Menurut Buwas, hal ini juga sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo agar melakukan pemantauan peredaran narkoba dari balik jeruji besi. "Kami awasi bersama atas arahan bapak presiden. Sebulan dua kali minimal," ujar Buwas menjawab JPNN, Rabu (2/3).

Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian ini mengatakan bahwa kebanyakan di penjara itu adalah bandar-bandar yang punya jaringan. Nah, meski mereka di penjara, kalau ada alat-alat pendukung maka masih bisa beroperasi. Alat pendukung itu misalnya terkait peralatan komunikasi dan sebagainya. Karenanya, alumnus Akademi Kepolisian 1984 itu menegaskan, para bandar itu jangan diberikan kesempatan dan peralatan untuk beroperasi. "Bukan juga karena terpidana mati narkoba belum dieksekusi, bukan. Tapi, mereka bandar kan punya jaringan jadi harus diawasi jangan sampai beroperasi lagi," jelas jenderal bintang tiga kelahiran Pati 19 Februari 1961 ini.

Lantas masih perlukah penjara yang dijaga buaya untuk para terpidana narkoba? Buwas menjawab diplomatis. Dia menegaskan, paling penting buaya darat juga harus ditangkap. "Buaya darat juga harus diamankan," katanya. (boy/jpnn)

Berita Terkait