Nabung Sekarang, Berangkat Hajinya Tahun 2035

Nabung Sekarang, Berangkat Hajinya Tahun 2035

  Minggu, 21 Agustus 2016 10:30
NAIK HAJI: Jamaah haji asal Singkawang yang masuk Kloter 11 berangkat ke tanah suci. Hari Kurniathama/pontianak post

Berita Terkait

Naik haji merupakan dambaan setiap muslim khususnya mereka yang dianggap mampu secara syar'i. Menabung salah satu upaya mewujudkan niat melaksanakan rukun Islam ke lima itu agar bisa terlaksana. Berikut saran agar memperlancar niat naik haji.

Hari Kurniathama, Singkawang

SETIAP muslim mendambakan dapat menunaikan ibadah haji. Tapi tidak semua yang beruntung menjadi pilihan Allah SWT. Karena naik haji sudah ada aturan dan mekanismenya.

Namun hal tersebut janganlah menjadi penghalang atau putus asa untuk berharap karena tidak ada yang mustahil bagi Allah SWT.

Oleh sebab itu, jika ingin menunaikan haji harus mulai dari sekarang sebagai upaya persiapan dan realisasi niat. "Nabunglah mulai dari sekarang," ungkap H Jawani Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Singkawang saat melepas jamaah haji Singkawang baru baru ini.

Menabung untuk haji itu, kata dia, merupakan salah satu syarat dan cara umat Islam untuk dapat menunaikan ibadah ke tanah suci. Berhaji merupakan panggilan Allah SWT.

"Kalau nabung sekarang Berangkatnya tahun 2035 mendatang," katanya. Tentu ini merupakan proses karena jumlah kuota haji itu ditentukan pemerintah Arab Saudi. Tetapi perlu diingat haji ini panggilan Allah SWT, siapapun bisa jika Allah SWT berkehendak, tapi sebagai manusia harus berusaha seperti menabung haji. "Namanya juga kehendak Allah SWT siapaun bisa. Boleh jadi karena ada utusan daerah, boleh jadi misalkan ada penambahan kuota atau panggilan dari pemerintah Arab Saudi ber haji, kan bisa saja. Tapi jika kita sudah menabung maka akan lebih siap, karena kehendak Allah SWT kita tidak tahu bisa datang dari mana saja," katanya.

Kedua, kata H Jawani, bagi mereka yang masuk daftar tunggu diharapkan sudah juga mempersiapkan diri dalam hal doa-doa seputar haji. Sehingga saat musim haji tiba maka lancar dalam proses pelaksanaan manasik haji sebelum pemberangkatan. Caranya, kata dia, calon jamaah harus banyak belajar, bertanya dan menghafal doa doa haji.

Misalkan ada 14 doa yang akan dilanjutkan selama proses haji,maka setiap bulan bisa saja menghafal satu saja, sehingga dalam 14 bulan bisa menghafal 14 doa. "Bagi yang sudah berusia senja bisa menjalankan tips-tips ini, sehingga saat manasik tiba tidak sulit lagi, dan bagi yang hitungan dua tahun lagi berangkat haji maka akan lebih lancar lagi baca doanya," katanya.

Kemudian bagi yang berangkat haji dan keluarga yang ditinggalkan di tanah suci maka harus saling ikhlas karena sesungguhnya naik haji ini ibadah suci dalam rangka menunaikan perintah Allah WT.

"Yang berangkat senantiasa berdoa begitu juga yang di tanah air. Doakanlah orangtua, kerabat atau keluarga agar selamat dan pulang jadi haji mabrur, berdoalah," sarannya. (**)

Liputan Khusus: 

Berita Terkait