Musyawarah Provinsi Palang Merah Indonesia

Musyawarah Provinsi Palang Merah Indonesia

  Rabu, 18 Oktober 2017 10:00
BERSAMA: Para pengurus PMI Provinsi Kalimantan Barat berfoto bersama usai acara pembukaan Musprov. HUMAS PEMPROV KALBAR

Berita Terkait

Mesti Berperan Aktif dalam Agenda Kemanusiaan 

Sekretaris Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Zeet Hamdy Assovie meminta Palang Merah Indonesia merumuskan program lima tahun dalam Musyawarah Provinsi XII Palang Merah Indonesia Kalimantan Barat Masa Bakti 2017-2022 yang digelar kemarin, di Pontianak. 

**

PROGRAM yang dirumuskan itu diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah serta bisa aktif melibatkan partisipasi masyarakat. Kemudian sebagai mitra pemerintah PMI harus mampu menjaga kemandirian dan kenetralan dalam pelayanan ke masyarakat. 

Apalagi dalam kurun waktu 72 tahun, Palang Merah Indonesia telah berperan aktif dalam merespon bencana kemanusiaa. Seperti konflik dan persoalan sosial di masyarakat.

“Masyarakat akan memberi apresiasi jika PMI menjalankan agendanya sebagai organisasi kemanusiaan dengan benar,” jelas dia. 

Ketua PMI Kalimantan Barat Frederika Cornelis menyebutkan tema yang diusung dalam Musyawarah Provinsi PMI Kalbar XII tahun 2017 yakni Mewujudkan Kemandirian PMI yang Berkelanjutan. 

Ia menilai saat ini PMI haruslah lebih berkarakter, profesional, mandiri, dan dicintai masyarakat. Bahkan PMI harus mendefinisikan dan merumuskan kembali visi dan misi PMI yang mampu memberikan pelayanan yang berkualitas, kemandirian organisasi, serta meningkatkan reputasinya. 

Kurun waktu lim tahun ini telah banyak yang diperbuat PMI Kalbar. Di antaranya bidang organisasi telah melaksanakan musyawarah kerja setiap tahunnya dan melantik seluruh kepengurusan PMI di 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. 

Bidang relawan dan kebencanaan PMI Kalbar berperan serta dalam berbagai penangulangan bencana. Seperti pengiriman relawan dan bantuan pada bencana banjir yang terjadi dibeberapa daerah. Lalu kegiatan pelayanan sosial kesehatan masyarakat seperti penanganan kabut asap yang merata di Kalimantan Barat. 

Selanjutnya pemeriksaan dan pembagian 1.500 kacamata gratis di daerah perbatasan entikong serta mampu berkompetensi melalui jumbara di Makasar dan Temu Karya Nasional di Jawa Timur. Bahkan ke depan PMI Kalbar Kalbar akan bekerjasama dengan Palang Merah Selandia Baru dalam program peningkatan Kapasitas Logistik PMI melalui pembangunan Gudang Logistik. 

Sekjen PMI Pusat Ritola Tasmaya, para pimpinan OPD Kalbar, Pengurus Provinsi dan Kabupaten/Kota PMI se-Kalbar juga hadir dalam kegiatan tersebut. (mse) 

Berita Terkait