Musnahkan 30 Senpi & 700 Gram Sabu

Musnahkan 30 Senpi & 700 Gram Sabu

  Sabtu, 31 Oktober 2015 10:16
PEMUSNAHAN: Kejaksaan Negeri Sambas memusnahkan barang bukti hasil kejahatan di halaman Kejaksaan Negeri Sambas. Pemusnahan tersebut disaksikan Ketua PN, Kajari, Polres, Karutan, Bais, dan Dinkes Sambas. HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SAMBAS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sambas memusnahkan barang bukti (BB) tindak pidana umum berupa narkotika jenis sabu, ganja, serta tindak pidana umum lainnya, termasuk pemusnahan senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam), kemarin. BB yang dimusnahkan mereka tersebut telah memiliki kekuatan hukum tetap.Pemusnahan dipusatkan di lapangan Kantor Kejari. Pemusnahan tersebut dihadiri Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sambas, Kepala Kejari (Kajari), Kepolisian Resor (Polres), Kepala Rumah Tahanan, Bais, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas. Kajari Sambas, Eko Kuntadi, menjelaskan jika kegiatan ini rutin dilakukan mereka, terutama terhadap barang rampasan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

"Terutama, barang bukti yang dimusnahkan ini dari bidang tindak pidana umum, salah satunya narkoba jenis sabu tangkapan Polda Kalbar seberat 5 kilogram, namun sebagian besar telah dimusnahkan ketika penyelidikan, jadi yang dimusnahkan ini seberat 700 gram," ujar Kajari.

Selain pemusnahan BB terkait kasus narkotika, Eko menambahkan jika sekitar 30 senpi rakitan jenis lantak dan boman, juga turut dimusnahkan sajam dan barang bukti yang dimiliki para pelaku tindak pidana umum lainnya, seperti handphone, paspor, timbangan emas, bong sabu, pipet, tas, dan obat-obat kesehatan ilegal. "Ini juga merupakan bentuk transparansi dari tindak pidana yang ada di wilayah Kabupaten Sambas, sehingga dengan ini kami mengharapkan agar Sambas tetap aman kondusif dan baik lagi," ujarnya.

Sementara itu, kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Sambas, Anggiat Pardede, menjelaskan jika pemusnahan ini untuk BB sebanyak 39 perkara pidana. Namun, dia menambahkan, kasus perkara yang paling menonjol di tahun ini yakni tindak pidana narkotika. "Dari 39 kasus ini, dominan yang paling menonjol dan meningkat di tahun ini itu perkara narkoba, di mana tangkapan Polda saat itu itu seberat 5,2 kilogram, dan pemusnahan oleh Polda 4 kilo (gram), maka sisanya 700 gram kita musnahkan juga," jelas Pardede.

‎Pemusnahan BB senpi dipastikan dia sekitar 30 unit, kemudian sajam, BB tindak pidana perjudian, tindak pidana kesehatan, dan jumlah sisanya 17 perkara standar. Di antaranya berupa tindak pidana sebanyak 11 perkara, penambangan emas ilegal (1 perkara), KDRT (1 perkara), penganiayaan (1 perkara), penjualan obat-obatan tanpa izin edar (1 perkara), tindak pidana senpi dan sajam (4 perkara) dalam 2 tahun terakhir, serta tindak pidana informasi dan transaksi IT (1 perkara), serta kehutanan, 1 perkara.

"Senjata api ini dalam kurun waktu 2 tahun barang buktinya, yakni 2014 hingga pertengahan bulan Oktober ini, dan senpi ini merupakan tangkapan Polres Sambas, terkait perkara berburu sapi terutama di wilayah perbatasan Sajingan dan memakan proses yang panjang, namun perkara narkotika dan perjudian ini pada tahun ini," terangnya. (har)

 

Berita Terkait