Muscab V Kabupaten Mempawah periode 2016-2019 , Peran Dharmayukti Karini Wujudkan Visi MA

Muscab V Kabupaten Mempawah periode 2016-2019 , Peran Dharmayukti Karini Wujudkan Visi MA

  Kamis, 4 February 2016 10:17
MUSCAB: Pengurus Dharmayukti Karini Cabang Mempawah Periode 2016-2019 usai pelaksanaan Muscab V.WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH-Memantapkan startegi kinerja jajarannya, Pengurus Dharmayukti Karini Kabupaten Mempawah periode 2016-2019 menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) V di Aula  Pengadilan Agama (PA) Mempawah, kemarin. Organisasi para istri hakim dan pegawai pengadilan itu dituntut berperan aktif mewujudkan visi Mahkamah Agung (MA).

“Dharmayukti Karini harus mampu ambil bagian dalam mewujudkan visi MA yakni, terwujudnya badan peradilan Indonesia yang agung. Peran Dharmayukti Karini sangat strategis dalam mendukung tugas suami menegakkan keadilan di negeri ini, khususnya di Kabupaten Mempawah,” pendapat Wakil Ketua Dharmayukti Karini Cabang Mempawah Periode 2016-2019, Yosi Wanjofrizal usai Muscab.

Istri Ketua Pengadilan Agama Mempawah itu menjelaskan, Dharmayukti Karini memiliki arti wanita yang mengabdi dengan jujur dan bijaksana. Karenanya, seluruh pengurus dan anggotanya harus mampu mendorong serta mendampingi para suaminya sebagai hakim dan pegawai pengadilan.“Disinilah fungsi seorang istri agar senantiasa memotivasi dan memberikan semangat kepada suami agar senantiasa bekerja dengan jujur dan bijaksana,” tuturnya.

Yosi menilai peranan seorang istri sangat besar bagi suami. Mengingat, istri mempunyai andil besar untuk menjaga kedamaian dan ketenangan suami. Baik dilingkungan keluarga, tempat kerja hingga masyarakat. Sebab, seorang istri yang mampu menjalankan tugasnya dengan baik maka akan membuat para suami dapat menjalankan tugas pengabdian negara dengan baik dan optimal.

“Kalau suasana rumah tangga rukun dan harmonis, maka suami pun semangat bekerja. Sebaliknya, jika istri suka menyusahkan suami dengan menuntut sesuatu yang berlebihan, dampaknya suami pun akan terbebani dan terganggu kinerjanya. Akibatnya, suami bisa melakukan hal-hal yang melanggar hukum seperti suap dan korupsi,” paparnya mencontohkan.

Melalui peran organisasi Dharmayukti Karini, sambung Yosi, dirinya menekan kan pentingnya peran pengurus dan seluruh anggota baik dari lembaga Pengadilan Negeri Mempawah dan Pengadilan Agama Mempawah untuk senantiasa menjaga serta meningkatkan silahturahmi, tukar pikiran dan saling bersinergi.

“Dharmayukti Karini harus mampu beraktualisasi diri dalam wadah organisasi. Caranya dengan berbagai kegiatan-kegiatan yang positif seperti di pendidikan, ekonomi, sosial, budaya dan lainnya. Agar tujuan Dharmayukti Karini untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan keluarga besar badan-badan peradilan, meningkatkan kualitas sumber daya anggota dan meningkatkan kesejahteraan anggota mampu terwujudkan,” harapnya mengakhiri.(wah)

 

Berita Terkait