Murah Meriah, Sasar Semua Kalangan

Murah Meriah, Sasar Semua Kalangan

  Sabtu, 12 December 2015 08:55
ANEKA BACEM : Konsep angkringan tak hanya berjualan di gerobak pinggir jalan. Karena angkringan pun sudah bisa dicicipi di hotel berbintang. Seperti halnya di Hotel Best Western Pontianak yang menyajikan aneka menu angkringan yang menggoda selera. FOTO IST

Berita Terkait

PONTIANAK - Gerobak sederhana yang menjual nasi dibungkus daun pisang, sate telur puyuh, sate usus, gorengan bisa Anda jumpai di angkringan Jalan Gusti Hamzah Pontianak. Kamis (10-12)  malam itu ketika wartawan koran ini datang, satu persatu pengunjung datang menikmati makan malam di tempat yang diberi nama Angkringan Jape Methe ini. Yayak (36 th), pemilik usaha mengatakan bahwa alasannya berjualan angkringan, sebab menu-menu yang disediakan harganya murah meriah.

Dari yang berkantong tipis, hingga yang berkantong tebal, dari yang berjalan kaki hingga beroda empat bisa menikmati makanan rakyat yang satu ini. Kisaran harga yang ditawarkan mulai dari 2000 rupiah hingga 3000 rupiah. “Kalau mereka punya uang Rp 10 ribu masih bisa makan. Apalagi yang punya uang lebih. Bahkan ada lho yang datang kesini hanya menikmati nasi saja sama air putih,” beritahunya yang juga menjelaskan menu-menu yang tersedia ada nasi, tempe bacem, bakwan,tempe goreng, sate buntut ayam, bakso sapi, hekeng dan bakso ikan.  

Angkringan yang satu ini dibuka dari pukul empat sore hingga pukul dua belas malam. Tak ada kesulitan besar dalam memulai usaha ini. Hanya saja modal yang dibutuhkan cukup besar jika Anda harus menyewa ruko. “Sewanya ruko ini khan cukup mahal. Sementara harus mempertahankan konsep angkringan yang murah meriah,” jelasnya.

Kendala lain yang biasa dialami adalah bahan baku. Seperti saat ini kata dia, ayam sulit dicari. Kadang tidak sesuai dengan permintaan. “Kami carinya sekian, dapatnya juga sekian. Sementara menu-menu disini banyak menggunakan ayam, dari kepala, hati dan dan lainnya,” jelas dia. Sementara itu, lanjut dia tidak semua masyarakat Pontianak tahu tentang angkringan. “Kadang masih suka tanya angkringan itu apa,” papar dia. Berbeda dari angkringan lainnya, suasana di Jape Methe ini lebih klasik. Berbagai foto jadul terpajang rapi di dinding. Menggunakan cahaya lampu bewarna kuning, semakin melengkapi suasana tradisional.

Angkringan Masuk Hotel
Angkringan juga dapat Anda temui di hotel berbintang. Setiap malam Minggunya, , Hotel Best Western Kota Baru menyajikan ragam menu makanan tradisional. Konsep ini mirip dengan sajian angkringan yang bisa Anda jumpai di beberapa kawasan di Pontianak. Anda bisa memilih menu sesuai dengan selera. “Sejak awal November, kami sudah menyajikan menu ini. Harganya mulai dari 1500 sampai 30 ribu rupiah. Menunya bervariatif, lebih kurang ada 19 menu. Hanya ada setiap malam minggu saja,” papar Wenda Himawan Widodo, Asisten Marcom Hotel Best Western Kota Baru.

Dari sekian banyak menu, nasi rawon menjadi unggulan. Banyak pengunjung yang memesan masakan yang berkuah hitam itu. Respon masyarakat untuk menikmati sajian makanan tersebut cukup tinggi. Hari pertama saja lebih kurang 80 pengunjung yang datang. Pengunjung dapat datang dari pukul 18.00 hingga 22. 00 setiap malam minggunya. Bila di tempat lain bisa menikmati nasi kucing, di sana Anda bisa menikmati nasi sego endok. Sekilas nasi ini mirip dengan nasi kucing, yakni menggunakan nasi secukupnya dilengkapi dengan lauk-pauk seadanya lalu dibungkus daun pisang. “Nasi sego endok ini menggunakan telur yang dimasak balado sama dengan sambal korek,” pungkasnya.(mrd)

Berita Terkait