Mulai Ubah Mindset demi Liga Champions

Mulai Ubah Mindset demi Liga Champions

  Selasa, 23 February 2016 09:06
Gambar dari JawaPos

Berita Terkait

MADRID--Berada dalam tekanan kuat untuk selalu menempel Barcelona membuat duo klub Kota Madrid sama-sama terselip dengan mendapat hasil imbang. Atletico Madrid harus puas bermain kacamata dengan Villarreal di Vicente Calderon dinihari kemarin (22/2). Sementara sehari sebelumnya, Real dipaksa bermain 1-1 oleh Malaga.

Bagi duo Madrid, terutama Atletico, bisa dibilang peluang dalam menggapai titel La Liga sudah tertutup.Sebab, Atletico berselisih delapan poin dari Barcelona, sementara Real sembilan angka. Dalam 12 musim terakhir, sangat susah melihat sebuah tim bisa mengganjal pemuncak klasemen dengan gap sejauh itu.Dalam konferensi pers setelah laga, entrenador Atletico, Diego Simeone, mengakui bahwa menjadi menjadi hal yang berat untuk bisa mengejar Barcelona.

”Sejak awal, mereka memang berbeda dari seluruh kontestan La Liga,” kelakarnya seperti dilansir Football Espana. Karena itu, pelatih yang akrab disapa El Cholo itu menjelaskan, mereka merubah mindset dalam setiap laga. Tidak untuk mengejar Barcelona, tetapi untuk menjaga jarak dengan tim-tim yang ada dibawahnya.Satu poin ini, jelas Simeone, setidaknya tetap membuat Atletico unggul dari Real. Ini tentu menjadi bekal berharga jelang bentrok mereka dalam Derbi Madrileno Sabtu depan (27/2).

”Saat ini, sangat penting bagi kami mempertahankan posisi untuk selalu diatas Real, Sevilla, maupun Athletic Bilbao,” kata Simeone.Selain mengubah mindset, alasan lain yang membuat pelatih berkebangsaan Argentina itu tak terlalu risau dengan hasil imbang dari Villarreal adalah dia ingin melihat performa Gabi dkk sebelum laga babak 16 Besar kontra PSV Eindhoven, Kamis dinihari (25/2).Simeone berujar, selain pertahanannya yang kuat, Villarreal dikenal dengan serangan baliknya yang cepat.

Hal itu terlihat dari statistik WhoScored. Dimana Kapal Selam Kuning, sebutan Villarreal, melakukan 11 kali disposisi. Namun, transisi pertahanan yang dilakukan oleh Atletico juga tak kalah mengesankan.Sebab, dari 11 kali transisi itu, hanya lima kali mereka mampu melepaskan tembakan. Itupun tidak ada satu pun yang sampai membuat kiper Jan Oblak harus jatuh bangun.Bandingkan dengan Atleti, julukan lain Atletico, yang bisa melakukan 12 tendangan, dengan tiga diantaranya mengarah langsung ke gawang Alphonse Areola.

”Kami memang tidak mengalami pertandingan yang bagus. Namun, setidaknya kami bisa membendung Villarreal,” tukas pelatih 45 tahun tersebut.Terpisah, bagi entrenador Real, Zinedine Zidane, hasil imbang ini membuatnya mencatat statistik yang sama dengan Rafael Benitez, dalam delapan laga awal.Selain itu, Cristiano Ronaldo juga gagal mengeksekusi penalti untuk yang ketujuh kalinya di La Liga sejak dia memperkuat Real Madrid, 2009 lalu. Namun, berbeda dengan Simeone yang sudah setengah lempar handuk, Zidane mengaku masih optimistis bahwa mereka masih memiliki kans untuk menjadi mengakhiri gelar sejak musim 2011/2012.

”Kami belum mengucapkan adios kepada liga, meski saat ini posisinya jauh lebih sulit,” ungkap Zidane seperti dilansir Football Espana. ”Ini laga yang sulit. Hanya itu yang bisa aku ucapkan. Yang aku lakukan saat ini hanyalah menganalisisnya, serta membandingkan dengan yang aku temukan,” jelas Zidane kembali. (apu)

Berita Terkait