Muhammad Halim, Pesepakbola Asal Sambas , Ikut Seleksi dari Daerah, Potensial Go Internasional

Muhammad Halim, Pesepakbola Asal Sambas , Ikut Seleksi dari Daerah, Potensial Go Internasional

  Kamis, 17 December 2015 08:37
PERTAMA: Pesepakbola asal Sambas Muhammad Halim menjadi putra Sambas pertama yang berhasil go internasional. ISTIMEWA

Berita Terkait

 

 

 
Salah satu pesepakbola muda asal Kalbar mengharumkan nama daerah bahkan negaranya. Muhammad Halim yang bergabung dalam skuat Blue Eagle Football School Indonesia sukses mengantar timnya menjuarai Asia Youth Cup Singapore 2015. IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

 
BERAWAL dari seleksi di tingkat daerah oleh Kemenpora, Muhammad Halim menjadi satu-satunya putra asal Kalbar yang berhasil lolos seleksi. Remaja 14 tahun ini dianggap sebagai pemain yang potensial. “Bersama Kemenpora kami melakukan seleksi ke berbagai daerah khusus untuk remaja kelahiran tahun 2001,” ungkap Direktur Blue Eagle Football School Indonesia dari DKI Jakarta, Gatut Hari Sumarjanto.

Dari sana, seluruh pemain terbaik se-Indonesia diajak bergabung dalam skuat Blue Eagle Football School Indonesia. Mereka dikontrak untuk ikut berlatih dan mengikuti berbagai turnamen baik tingkat nasional bahkan intenasional. Mereka dididik sejak usia dini agar memiliki kemampuan dan pengalaman sebagai pesepakbola profesional. “Saya pikir dia menjadi putra Sambas yang bisa go internasional,” katanya.

Terakhir di even Asia Youth Cup Singapore 2015 beberapa waktu lalu, tim ini berhasil mengalahkan tim asal negara lain se-Asia, seperti Malaysia, Vietnam, Filipina, Singapura dan Thailand. Klub yang mewakili Indonesia ini akhirnya sukses menyabet gelar juara.

Muhammad Halim sebagai sebagai pemain di posisi bek tengah (centre back) cukup berperan penting. Siswa SMP Negeri 1 Galing, Kabupaten Sambas ini merupakan pemain yang memiliki kemampuan menghalau bola dengan baik. Dialah yang bertugas menjaga sektor pertahanan dan berada di depan penjaga gawang, bekerjasama dengan kiper agar gawang tidak kebobolan. “Saat final, tim kami berhasil mengalahkan tim jagoan dari Malaysia, Ombak Fc dengan skor tipis 1-0,” ujar Gatut.

Setelah sukses mengharumkan nama negara, tahun depan Blue Eagle Football School Indonesia bersama Halim didalamnya berkesempatan mengikuti Phuket Youth Football Cup 2016 di Thailand. “Halim sudah masuk database, setiap even dia akan ikut main, selain itu, tetap dalam waktu dekat kami akan kembali menjaring pemain-pemain muda berbakat lainnya dari berbagai daerah, termasuk Kalbar di Kabupaten Sintang, Bengkayang dan Sambas,” paparnya.

Ayah Muhammad Halim, Kardi mengaku sangat bangga atas prestasi gemilang yang telah diraih anaknya. Apalagi saat even Asia Youth Cup Singapore 2015 dirinya berkesempatan ikut serta dalam rombongan ke Singapura. “Saya merasa bangga atas perjuangan para pemain Blue Eagle mulai dari babak penyisihan awal sampai dengan partai puncak di final,” ucapnya.

Sebagai orang tua, dia menyatakan akan terus mendukung Halim agar bisa kembali berprestasi dan menjadi pemain sepak bola profesional. “Semoga prestasi internasional Halim ini bisa menjadi pemicu dalam memotivasi pesepakbola di Kalbar,” pungkasnya dengan bangga.(*)

 

Berita Terkait