Mou Dipecat, Pesangonnya Nyaris Rp 1 Triliun

Mou Dipecat, Pesangonnya Nyaris Rp 1 Triliun

  Jumat, 18 December 2015 07:19
Mou

Berita Terkait

LONDON  - Chelsea FC akhirnya memecat pelatih Jose Mourinho, tujuh bulan setelah pria Portugal itu membawa The Blues menjuarai Premier League. Pemecatan itu diumumkan secara resmi Chelsea melalui situsnya, Kamis (17/12). Pria yang dijuluki 'The Special One' tersebut gagal mengangkat performa Chelsea musim ini, meski timnya berstatus sebagai juara bertahan. Dari 16 pertandingan di Premier League musim ini, Chelsea hanya mampu meraih empat kemenangan. Sisanya, "Si Biru" meraih tiga hasil imbang dan sudah sembilan kali kalah.

Kekalahan terakhir Chelsea dan Mourinho didapat dari Leicester City (1-2), yang dilatih oleh eks manajer Chelsea, Claudio Ranieri, pada akhir pekan lalu. Kekalahan tersebut membuat Chelsea hanya terpaut satu angka dari zona degradasi.

Dengan didepaknya Mourinho, Roman Abramovich pun harus mengeluarkan uang besar. Untuk uang pesangonnya, Abramovich harus mengeluarkan uang sebesar 40 juta poundsterling atau setara dengan Rp 848,9 miliar.

Ini adalah pemecatan kedua Chelsea pada manajer berusia 52 tahun itu. Yang pertama dilakukan pada 20 September 2007, atau tiga tahun tiga bulan setelah dia pertama kali diboyong ke Stamford Bridge. Di periode pertamanya itu Mourinho memberikan dua titel Premiership, satu Piala FA, dan satu Piala Liga.

Ia kembali direkrut sebagai arsitek klub London itu pada musim panas 2013. Semusim kemudian (2014/2015) dia berhasil mengantarkan lagi Chelsea ke tangga juara Liga Inggris. Pep Guardiola, Guus Hiddink, Brendan Rodgers, dan Juande Ramos disebut-sebut jadi kandidat pengganti dia saat ini. Masalahnya, siapa yang berani ambil risiko dengan posisi Chelsea yang sudah sedemikian parah.

Ini semacam pengadilan in absentia. Kemarin, waktu London, pemilik Chelsea Roman Abramovich kabarnya  menggelar pertemuan darurat dengan jajaran direksi klub. Pertemuan itu  membahas masa depan pelatih Jose Mourinho yang, di tempat terpisah, sedang ketar-ketir menanti hasil pertemuan tersebut.

Roman gusar dengan rangkaian hasil buruk yang diraih timnya musim ini. Teranyar, The Blues dipermalukan Leicester City dengan skor 2-1. Posisi tim terjerumus ke peringkat 16,  hanya unggul satu poin saja dari tim penghuni zona degradasi. Ini menjadi musim terburuk Chelsea sejak 1978.

Roman tentu tak ingin menyaksikan timnya, yang berstatus sebagai juara bertahan Premier League, harus bergulat di zona degradasi. Risikonya akan sangat besar. Karena itu, harus ada yang bertanggungjawab atas keterpurukan ini. Dan Mourinho adalah sosom yang paling pantas mengemban tanggung jawab itu.

Pilihannya hanya dua bagi Abramovich: mempertahankan, atau memecat Jose yang kontraknya baru akan berakhir pada Juni 2019 mendatang. Keduanya sama-sama memiliki resiko. Yang jelas, jika memecat Mourinho, Roman harus membayar kompensasi sekitar 40 juta poundsterling yang di antaranya mencakup gaji Mourinho sebesar 250.000 poundsterling per pekan.

Hal inilah yang menjadi dilema bagi Abramovich. Dia harus mengeluarkan dana besar untuk memecat Jose. Sebaliknya, jika dipertahankan, kans The Blues untuk bangkit, sangat kecil. Ruang ganti tim sudah hancur. Para pemain kehilangan kepercayaan terhadap The Special One. Begitupun sebaliknya. (ish)
 

Berita Terkait