Motor vs Motor, Pelajar Tewas

Motor vs Motor, Pelajar Tewas

  Senin, 18 April 2016 09:56
Sumber: POLRES MEMPAWAH

Berita Terkait

MEMPAWAH- Kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Jungkat, Kecamatan Siantan kilometer 19 pada Sabtu (16/4) pukul 19. 50 WIB, merenggut korban jiwa. Satu orang dikabarkan meninggal dunia dan dua korban lainnya luka serius dalam kecelakaan antara dua buah sepeda motor itu.

Kapolres Mempawah, AKBP Suharjimantoro, S.Ik melalui Kapolsek Siantan, Iptu Hardik membenarkan terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya itu. Menurut Kapolsek, kecelakaan maut itu bermula ketika sebuah sepeda motor dengan nomor polisi KB 4539 W, yang ditunggangi Zainudin, 23 warga Dusun Karya Utama, Rt 01 Rw 01 Desa Bukit Batu Kecamatan Sungai Kunyit berkendara dari arah Pontianak menuju Sungai Pinyuh.

Dalam kecelakaan itu, korban Zainudin yang juga karyawan swasta itu berboncengan rekannya, Riski Fitri Ayuaningsih,14 warga Dusun Parit Langgar Rt 3 Rw 5 Desa Wajok Hilir Kecamatan Siantan. Korban Riski sendiri berstatus pelajar di salah satu sekolah di daerah itu.

Dari arah yang sama, sebuah sepeda motor dengan nomor polisi KB 4792 NE yang dikendarai oleh Qori Anugerah, 18, warga Rt 3 Rw 7 Desa Jungkat meluncur dengan kecepatan tinggi. Kecelakaan maut itu pun terjadi ketika kedua kendaraan ini melintas di Jalan Raya Desa Jungkat kilometer 19.300 Jungkat-Pontianak.

Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban Zainudin berniat berbelok ke sebelah kanan jalan. Ketika itulah, dari arah yang sama korban Qori melintas dan tak mampu mengendalikan laju sepeda motornya. Lantaran jarak kedua kendaraan yang begitu dekat, hingga tabrakan antara kedua besi itu pun tak dapat dihindari lagi.

Hantaman kedua sepeda motor itu menyebabkan ketiga korban terkapar di jalan raya. Korban Qori yang juga pelajar itu mengalami luka robek di bagian kepala, dagu, mata sebelah kanan dan kiri bengkak serta P3K. Sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas 24 jam Siantan, korban lantas di rujuk ke RS Antonius Pontianak.

Sementara itu, Zainudin hanya menglami luka lecet pada bagian siku kiri dan P3K. Korban mendapatkan perawatan di Puskesmas 24 jam Siantan. Nasib menggenaskan dialami rekannya, korban Riski yang meninggal dunia di TKP kecelakaan. Korban meninggal akibat cedera kepala berat yang menyebabkan pendarahan.

Kecelakaan maut tersebut menarik perhatian warga sekitar dan para pengendara yang sedang melintas di TKP. Petugas dibantu warga melakukan proses evakuasi terhadap korban luka dan meninggal serta kedua kendaraan sepeda motor dari  jalan raya. Agar arus lalu lintas di TKP berjalan lancar dan tidak menghambat pengendara lainnya.

“Kita selalu menghimbau para pengendara agar meningkatkan kewaspadaan ketika berlalu lintas. Patuhi dan taati aturan berkendara dengan melengkapi pengamanan dan surat berkendara. Yang terpenting pula, para pengendara tidak ugal-ugalan ketika berlalu lintas,” pesan Kapolsek, Mingg (17/4) siang.(wah)
 
 

Berita Terkait