Motor vs Dumptruk

Motor vs Dumptruk

  Senin, 18 December 2017 10:00
DIBERSIHKAN: Petugas membersihkan TKP kecelakaan lalu lintas.WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

Pemotor Tewas

MEMPAWAH - Jalan Raya Kabupaten Mempawah kembali menelan korban jiwa. Kali ini, seorang pengendara tewas setelah menabrak dump truck di Jalan Raya Peniraman, kilometer 41.600 Sungai Pinyuh-Pontianak, Minggu (17/12) sekitar pukul 10/15 WIB. Korban meninggal merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Petugas piket Pos Lantas Sungai Pinyuh Bripka Rupinus dan Brigadir Rahadi Jaya dalam laporannya mengungkapkan identitas korban meninggal bernama Nurhayati (49) warga Dusun Siliwangi Rt 009/Rw 002, Desa Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang.

Pada saat kecelakaan itu berlangsung, korban Nurhayati dibonceng korban Samhudi (57) dengan mengendari Sepeda Motor (Sepmot) Vario KB 4927 BV. Sementara itu, mobil dump truck dengan nomor polisi KB 9109 S dikemudikan oleh Muliadi (45) warga Dusun Bina Karya Rt 001/Rw 001, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak.

Kecelakaan maut itu terjadi ketika korban Samhudi yang berboncengan dengan Hurhayati berkendara di Sungai Pinyuh menuju Pontianak. Sesampainya di TKP Jalan Raya Peniraman kilometer 41.600, dari arah depan terdapat mobil dump truck yang dikemudikan Muliadi. Pada saat berkendara itu, tiba-tiba saja dump truck mengerem mendadak untuk menghindari kendaraan yang ada di depannya.

Naas, pada saat itulah korban Samhudi dan Nurhayati yang berada di belakang dump truck tak dapat menghentikan laju sepeda motornya hingga menabrak bagian belakang dump truk. Tak pelak, kedua korban pun terjungkal akibat hantaman tersebut.

Dalam kecelakaan itu, korban Samhudi mengalami luka robek dibagian pipi sebelah kiri, robek bibir atas dan kehilangan kesadaran. Nasib tragis dialami korban Nurhayati yang mengalami luka lecet pada tangan sebelah kiri, robek bibir bawah, robek di hidung, robek pipi sebelah kanan, patah tangan kiri dan mengeluarkan darah dari telinga. Korban Nurhayati pun dinyatakan meninggal dunia.

 “Kedua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Sungai Pinyuh untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, korban Nurhayati tak dapat terselamatkan akibat cidera parah yang dialaminya akibat benturan dalam kecelakaan lalu lintas itu,” terang Bripka Rupinus.(wah)  

Berita Terkait