Motivasi Agar Tetap Move On

Motivasi Agar Tetap Move On

  Senin, 30 November 2015 09:01
SEMANGAT: Ratusan pelajar mengikuti bimbingan belajar Ganesha Operation M3 (Meeting on Maximizing Motivation) di Wisma Nusantara, Minggu (29/11). Mengembalikan Semangat Belajar Anak. HARYADI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SERING kali ditemui anak mengeluh dalam menyerap pelajaran. Penyebabnya bisa dari hasil buruk tiap nilai mata pelajaran sekolah sehingga mereka frustasi. Hal ini cukup membuat orang tua bingung. Salah satu cara agar si anak move on dan mau belajar kembali dapat dengan menumbuhkan kembali semangatnya. Strateginya, buat belajar jadi menyenangkan.

Suara riuh dari ratusan pelajar di salah satu ruang lantai dua Wisma Nusantara saling bersahutan Minggu pagi kemarin. Rupanya, di ruangan itu mereka tengah mengikuti kegiatan motivasi belajar bertema “M3 meeting on maximizing motivation”. Kegiatan tersebut kerap dilakukan Ganesha Operation sebagai salah satu langkah dan upaya agar anak senang belajar.Untuk membuat anak betah dan nyaman belajar, tentu memiliki berbagai macam trik. Salah satunya adalah menumbuhkan semangat anak dalam belajar. Hal tersebut diungkapkan Kepala Cabang Ganesha Operation, Yosep Ismail Safari. “Untuk menjadi sukses tidak hanya memerlukan IQ yang tinggi. Namun utamanya mesti memiliki semangat dulu,” ungkapnya usai memotivasi ratusan siswa.

Menurut dia, kemauan anak belajar seketika dapat naik turun dengan bermacam sebab. Apabila semangat belajar seketika terus menurun, bukan tidak mungkin akan berpengaruh pada hasil mata pelajaran yang diempunya. Makanya, tiap beberapa bulan sekali motivasi penyemangat anak dilakukan guna melihat keinginan si anak dalam belajar.

Ia mencontohkan, orang sukses seperti Thomas Alpha Edison diketahui memiliki IQ di bawah rata-rata. Kenapa ia bisa sukses dan menemukan temuan yang kini digunakan seluruh umat di muka bumi? Padahal ia lulus SD pun tidak ! kuncinya tutur dia, karena si penemu bola lampu listrik itu memiliki semangat tinggi dalam belajar. “Penyemangat itu yang membuat ia sukses,” jelasnya yakin.

Dalam perumusan dia, sukses 20 persen IQ, sisanyanya 80 persen semangat. Percayalah, jika pelajar memiliki semangat tinggi dalam belajar maka kesempatan untuk menjadi seperti penemu bola lampu listrik juga dapat dirasakan kelak. Hal ini yang belum digali di Indonesia.Maka dari itu lanjutnya, pihaknya mencoba menggabungkan antara IQ dan semangat anak. Cara mengembalikan semangat anak melalui acara-acara motivasi seperti ini, agar irama belajar anak selalu naik. Mungkin jelasnya yang kemarin semangat anak turun akibat nilai jeblok, sehingga belum move on, maka ini menjadi tanggung jawab bersama agar mereka bisa semangat dan bangkit kembali.

Pemberian motivasi selalu berbeda per tiga bulannya. Bebarapa waktu lalu, pihaknya memberi motivasi dengan tema meraih mimpi. “Agar motivasi itu tetap pada jalurnya, maka motivasi kali ini kita beri melalui alat apa saja yang digunakan siswa agar belajarnya benar, sehingga mimpi mereka tetap pada jalurnya,” ungkapnya.Alatnya tidak bisa sang anak hanya belajar melalui komik atau novel, karena itu bukan alat tepat. Melainkan sambungnya dengan menggunakan beberapa teknik sehingga yang dilakukan dapat sukses. “Kita berharap usai kegiatan ini dapat meningkatkan semangat mereka untuk belajar kembali,” pungkasnya.

Kegiatan ini lanjut pria humoris ini telah dilakukan GO Operation sejak beberapa tahun silam. Hasilnya menunjukkan grafik positif dengan mendapat predikat nilai tertinggi UN di Kalbar setiap tahunnya. “Saya berharap anak dapat memiliki mental bagus. Bukan hanya sekadar berbicara nilai. Kita ingin dalam mendapatkan hasil baik, anak dapat memiliki semangat dan pantang menyerah dan hasil jujur. Apabila telah seperti itu, kami sebagai mitra belajar juga bisa merasakan kebanggaan mereka,” tutupnya.(iza)

 

Berita Terkait