Like Mother, Like Daughter

Like Mother, Like Daughter

  Minggu, 6 December 2015 07:57
SHANADO/PONTIANAKPOST

Usia anak dianggap usia yang senang meniru. Dia mencontoh perilaku-perilaku orang dewasa yang ada di sekitar dia, terutama orang tua. Mulai dari gaya bahasa, perilaku hingga berpakaian pun anak sering kali ingin mengikuti selera orang dewasa disekitarnya. Bahkan ada anak yang terkesan sebagai miniatur orang dewasa.

 

Oleh : Marsita Riandini

 

Orang tua merupakan figur sentral bagi anak, termasuk halnya penampilan. Anak lelaki biasanya mencontoh penampilan ayahnya, anak perempuan mencontoh penampilan ibunya. Melihat ayahnya memakai dasi, anak juga ingin memakainya. Melihat ibunya berlipstik, mereka pun ingin mengenakannya.

Hal ini pun di akui oleh sejumlah orang tua yang ditemui For Her. Rata-rata mereka menuruti keinginan anak selama itu dalam batas wajar. “Anak saya baru satu, usianya 5 tahun. Kalau saya lagi dandan dia suka lihat, kadang minta dipakaikan juga,” ucap Widiastuti (30 th). Tak ingin membuat anaknya menangis, dia pun memberikannya. “Kalau tidak di kasih, dia suka merengek. Akhirnya, saya pakaikan, tetapi seadanya. Untungnya dia tuh sudah senang walaupun tidak tebal-tebal saya memakaikannya,” ujar ibu rumah tangga ini.

Silvia Lubis (34 th) yang memiliki anak perempuan berusia 7 tahun ini juga memiliki pengalaman serupa. Hanya saja wanita yang suka traveling ini mengaku tidak selalu menuruti keinginan anaknya. “Saya sih tidak mau selalu menuruti anak. Sebab kosmetik itu khan tidak untuk seusia mereka. Kecuali lipstik atau celak,  masihlah saya pakaikan, itupun tidak terlalu tebal,” paparnya.

Agar anaknya memahami bahwa kosmetik tidak baik untuk usia mereka, Silvia pun berusaha menjelaskan itu kepada anaknya. “Namanya anak-anak ya, apalagi anak saya itu termasuk anak kritis. Ada saja hal yang ditanyakan. Saya katakan ke dia kalau kosmetik yang saya gunakan  itu bukan untuk usia dia. Makanya saya membelikan dia bedak yang sesuai usianya,” jelas warga Sungai Jawi ini.

Meski tak memiliki anak perempuan, Rina Larasati (35 th) sering kali tersenyum ketika kedua buah hatinya meniru gaya suaminya. “Saya tuh kadang suka senyum sendiri kalau melihat tingkah laku anak-anak. Gayanya tuh suka meniru ayahnya,” jelas dia. Dicontohkan, ketika sebelum makan, sang suami lebih dulu minum air putih, anaknya pun demikian pula. “Mungkin terbiasa melihat suami saya kali ya. Tak hanya itu sih, kalau beli baju bola, pasti baju yang dipilih sama. Mungkin karena sama-sama laki-laki kali ya, jadi kompakan,” terang wanita berambut panjang ini.

Demikian pula soal cita-cita anaknya. Kerap kali ketika ditanya inginnya menjadi apa, sang anak akan lantang menjawab menjadi guru. “Kebetulan suami saya ini guru. Jadi anak saya juga besarnya ingin menjadi guru. Apalagi anak saya yang tua, kalau main sama adiknya atau sama sepupunya, dia seolah menjadi seorang guru yang mengajari muridnya,” jelas dia.

Meski baru berusia 5 tahun, Rizki Putra senang mengikuti sang ayah ketika menunaikan ibadah salat. Menurut Maryam (36 th), anaknya ini juga kerap salat berjamaah dengan ayahnya. “Setiap Maghrib dan Isya biasanya kami di rumah salat berjamaah. Kadang juga ayahnya itu memilih salat di masjid. Nah, anak saya itu paling suka meniru berpakaian ayahnya. Kalau ayahnya pakai sarung, dia pingin pakai sarung juga. Kalau ayahnya pakai kopiah putih, dia juga ingin. Senang sih, sebab anak bisa meniru hal baik dari orang tuanya,” pungkasnya. **