Momen Imlek dan CGM, Penerbangan Kian Sibuk

Momen Imlek dan CGM, Penerbangan Kian Sibuk

  Kamis, 4 February 2016 08:56
HIASAN: Dalam menyambut tahun baru Imlek, otoritas Bandara Supadio menghias area bandara dengan berbagai ornament Imlek. Tampak replika pohon mei hwa raksasa berdiri di ruang tunggu penumpang. ISTIMEWA

Berita Terkait

Aktivitas di Bandar Udara Supadio Pontianak semakin sibuk jelang tahun baru Imlek, Senin (8/2) mendatang. Bahkan beberapa hari ini kesibukan tersebut sudah terlihat. Peningkatan jumlah penumpang menjelang Imlek tahun ini pun diprediksikan meningkat tajam. Aristono Edi Kiswantoro

GENERAL Manager PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Supadio Pontianak Bayu Iswantoro memprediksi pada periode Imlek tahun ini, Bandara Supadio akan menampung 155.000 penumpang. Angka tersebut meningkat tajam dibanding momen serupa pada tahun lalu, yaitu sekira 140 ribu penumpang.

“Jadi rata-rata kami melayani 10.000 penumpang per hari pada momen Imlek ini. Kebanyakan adalah warga Kalbar yang mudik Banyak pula wisatawan yang khusus datang untuk berkunjung menyaksikan festival Cap Go Meh di Singkawang,” ujarnya kepada Pontianak Post saat ditemui di kantornya, kemarin (2/2).

Meningkatnya jumlah penumpang berbanding lurus dengan trafik penerbangan. Diperkirakan akan ada 1500 penerbangan selama beberapa pekan di bulan ini. Angka ini juga lebih tinggi dari tahun lalu. Pada tahun 2015, angka penerbangan pada momen Imlek hanya 1.326 penerbangan saja. Tentu saja rute penerbangan yang mendominasi adalah Jakarta-Pontianak PP.

Bayu menyebutkan sejauh ini pihaknya sudah memberikan izin untuk penerbangan tambahan kepada tiga maskapai, dengan total 6 penerbangan tambahan. Maskapai yang mendapatkan extra flight adalah Garuda Indonesia (1), Sriwijaya Air (3) dan Lion Air (2). Extra flight tersebut sudah dimulai sejak Senin (1/2) lalu. “Semua extra flight ini untuk rute Jakarta-Pontianak PP. Karena memang rute ini yang paling tinggi permintaannya saat Imlek,” terang dia.

Demi menghadapi lonjakan penumpang tersebut, Bandara Supadio melakukan berbagai pembenahan. Pengecekan fasilitas AC, kelistrikan, x-ray, air, hingga memaksimalkan petugas kebersihan sudah dilakukan. Pihak pengeloa juga menjalankan normalisasi saluran pembuangan air untuk antisipasi hujan berdebit tinggi. Begitu pula kelayakan runway sampai parkiran diperiksa. Sementara untuk keamanan, PT Angkasa Pura II memperketat keamanan dengan memaksimalkan K9 (barikade anjing pelacak) di Bandara Supadio.

Selain itu untuk memeriahkan Imlek dan memberi kesan pada para penumpang, pihak bandara juga melakukan hal-hal menarik. Para petugas customer service pada bulan ini diwajibkan mengenakan pakaian tradisional Tionghoa, dengan tetap menjaga keramahan kepada penumpang.

Bandara juga dirias dengan berbagai ornament oriental khas Imlek, seperti lampion, replika klenteng, hingga pohon mei hwa. Dari beranda, ruang check-in hingga ruang tunggu penumpang didandani. Bahkan ada pula pertunjukan barongsai pada tanggal 7 Februari. “Prinsipnya Supadio siap melayani Imlek di Pontianak dengan baik. Dengan menganut azas safety security services dan compliance,” ungkap Bayu.(*)

Berita Terkait