Minyak Besin Mengalami Kelangkaan

Minyak Besin Mengalami Kelangkaan

  Sabtu, 20 February 2016 11:31
LANGKA : Bahan bakar minyak besin sering mengalami kelangkaan di SPBU Jessy Ak.Lakeng, Kelurahan Sabalo, Kecamatan Bengkayang.Foto AIIRIN//PONTIANAK POST

Berita Terkait

BENGKAYANG--Sejumlah masyarakat mengeluh dengan kelangkaan bahan bakar minyak besin di wilayah perbatasan negara, Kabupaten Bengkayang.Selama tiga hari, bahan bakar minyak besin sulit diperoleh di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Kecamatan, Kabupaten Bengkayang.

Bahkan, kios-kios besin yang berada dipinggiran jalan  banyak yang tutup. Dikarenakan stok besin  habis terjual untuk menghidupan kendaraan sepedamotor dan kendaraan mobil."Keperluan bahan bakar minyak sangat diperlukan masyarakat. Apalagi masyarakat yang berada diwilayah pedalaman kesulitan memperoleh bahan bakar besin," ucap Warga Bengakayang Akong, Jumat (19/2) kepada media ini.

Dia mengatakan selama beberapa hari pengguna kendaraan merasa kesulitan mendapat bahan bakar minyak. Penyebab kelangkaan bahan bakar minyak tidak diketahui oleh masyarakat di wilayah pedalaman dan perbatasan negara.Ia menuturkan akibat kelangkaan bahan bakar minyak di SPBU wilayah kecamatan, Kabupaten Bengkayang. Sejumlah kios bahan bakar minyak mengalami kenaikan harga dipasaran. Harga perliter minyak besin dijual dibeberapa kios tembus mencapai Rp 10 ribu. Sedangkan di daerah perdalaman harga minyak besin mencapai belasan ribu perliternya.

"Kami kasian dengan masyarakat di daerah pedalaman. Harga besin mahal karena langka. Bahkan kios besin yang berada di daerah banyak yang tutup karena kehabisan bahan bakar minyak," ungkap Pengusaha muda asal Kabupaten Bengkayang.Ditempat terpisah karyawan SPBU Jessy Ak.Lakeng, Kelurahan Sabalo, Kecamatan Bengkayang Markus mengakui bahwa kelangkaan bahan bakar minyak bensin karena depot pertamina mengalami kendala dalam pengiriaman bahan bakar minyak di Kabupaten Bengkayang.

"Iya sudah tiga hari besin kosong. Ini karena debot mengalami keterlambatan. Tapi, rencananya sebentar lagi mobil tengki besin akan segera datang. Dan kelangkaan besin bisa teratasi," ucapnya kepada media ini.Dia menyampaikan kelangkaan besin dirasakan tidak hanya di wilayah Kecamatan Bengkayang. Tetapi kelangkaan besin juga dialami masyarakat di wilayah pedalaman. Sehingga banyak kendaraan yang menganteri untuk mendapatkan stok besin yang ada di SPBU Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang.

Ia menyatakan tidak hanya kendaraan sepedamotor dan mobil yang mengantri mengisi bahan bakar minyak. Tetapi masyarakat pedalaman juga ikut menunggu antrian mengisi jerigen atau ken kosong sebagai cadangan bahan bakar minyak yang terjadi di SPBU Bengkayang."Banyak jerigen kosong menunggu antrian. Ini karena bahan bakar minyak langka. Jumlah SPBU yang ada hanya sedikit di Bengkayang," ungkap Markus belum lama ini diruangkerjanya. (irn)

Berita Terkait