Minhani Ketua PDM Sambas

Minhani Ketua PDM Sambas

  Senin, 28 March 2016 09:05
Minhani

Berita Terkait

MUSYAWARAH Daerah ke-4 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kabupaten Sambas, Sabtu dan Minggu (26-27/3) berlangsung demokratis dan lancar. Acara yang dilaksanakan di SMA Muhammadiyah, Minhani terpilih sebagai ketua PDM kabupaten Sambas 2015-2020, menggantikan Gusmawan.

Usai terpilih menjadi Ketua PDM Kabupaten Sambas, Minhani akan melakukan beberapa agenda baik di tingkat kabupaten maupun di kecamatan (cabang).

“Yang menjadi prioritas saya di awal kepemimpinan ini adalah bagaimana memperkuat organisasi di tingkat kabupaten (PDM Sambas) dan pembentukan PCM (Pimpinan Cabang Muhammadiyah) di tingkat kecamatan-kecamatan,” kata pria kelahiran Pemangkat 43 tahun yang lalu. Selanjutnya, menyangkut bidang pendidikan dan kesehatan.

“Setelah di tingkat organisasi, kita akan mempersiapkan bagaiamana langkah ke depan menyangkut bidang bidang pendidikan dan kesehatan, itu dirasa sangat penting dilakukan secepatnya,” kata Minhani.

Pada pembukaan Musda,  hadir Bupati Sambas, dr Juliarti Djuhardi Alwi MPh, Wakil Bupati, Dr Pabali Musa Mag yang sekaligus ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat. Hadir juga PW 'Aisyiyah Kal-Bar, PW Nasyiatul 'Aisyuyah Kal-Bar, PW Pemuda Muhammadiyah Kal-Bar, PW Ikatan Pelajar Muhammadiyah, PD Muhammadiyah Kabupaten Sambas , PD 'Aisyiyah Kabupaten Sambas, PD Nasyiatul 'Aisyiyah Kabupaten Sambas, PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sambas, serta dihadiri juga oleh H Sukirman SPd MM, anggota DPR RI.

Ketua Panitia Musda, Suadeoni SPdI mengatakan, tema musda tahun ini adalah gerakan pencerahan menuju Sambas berkemajuan. “Kata berkemajuan, sangat lekat atau intern dalam jadi diri Muhammadiyah, karena sejatinya kehadiran Muhammadiyah untuk mencerahkan dan mendorong umat Islam agar bergerak menuju kemajuan di segala lini," kata Suadeoni.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Barat, Pabali Musa berharap Musda ke-4 PDM kabupaten Sambas ini berjalan baik dan lancar. "Tentu menjadi harapan kita bersama, Musda merupakan hal yang biasa di Muhammadiyah, sebagai upaya penyegaran pengurus, agar bisa terus melanjutkan estafet demi mewujudkan visi dan misi Muhammadiyah. Dan yang terpenting, seperti tema yang diangkat kali ini mengusung kata "pencerah", yang artinya bagaimana membuat yang tidak tahu menjadi tahu, yang tidak bisa menjadi bisa, yang kurang paham menjadi paham, dan seterusnya," ungkap Pabali.

Saat ini, di bawah kepemimpinan Pabali Musa sebagai ketua PWM Kalimantan Barat, telah terbentuk 13 Pemimpin Daerah Muhammadiyah (PDM) definitif yang tersebar di Kabupaten dan Kota di Kalbar. (*ser)

Berita Terkait