Mereka Butuh Kompetisi

Mereka Butuh Kompetisi

  Sabtu, 13 February 2016 08:42

Berita Terkait

KALBAR  tidak pernah kekurangan bibit atlet balap sepeda. Secara genetik Kalbar selalu menghasilkan atlet nasional balap sepeda. Seandainya beberapa tahun ini ada kevakuman,itu sebenarnya hanya ada suatu puzzle yang terlepas dari suatu gambar pembinaan dari balap sepeda Kalbar. Atas dasar itu KONI Kota Pontianak mencoba merangkai kembali puzzle yang terlepas tersebut. Melalui pembinaan dasar atlet balap sepeda melalui klub.Klub harus diberi tempat dan ruang untuk membina atletnya, klub harus jelas secara hukum mempunyai standar pembinaan, perjanjian dan kesepakatan dengan atlet binaan berupa hak dan kewajiban atlet.

Setelah itu baru dibuatlah kompetisinya agar hasil pembinaan bisa dilihat dan dievaluasi. Akhirnya dengan pertimbangan bahwa melalui kompetisi yang teratur dan terintregasi. KONI kota mencoba menggelar suatu lomba balap sepeda dengan tajuk Pontianak Road Bike Competition 2016. Dimana kita mencoba membagi atlet balap menjadi beberapa kelompok yaitu Pemula(usia 16 tahun),Yunior(usia 19 tahun) dan Open (maksimal 30 tahun). Lomba ini KONI buat tiga seri dengan 3 lintasan yang berbeda. Diharapkan dengan tiga lintasan yang berbeda akan terindentifikasi karakter dari para pembalap tersebut dimana yang menjadi spesialisnya.

Lomba serie pertama telah dilaksanakan kemarin hari Minggu tanggal 7 Februari 2016 dengan start/finishnya di gedung Pramuka Kubu Raya. Lomba yang sederhana tapi berlangsung aman dan lancar menghasilkan juara masing masing kelompoknya. Dari tiga klub yang ikut ternyata hasilnya tergambar untuk kelompok pemula dikuasai oleh klub GASS, kelompok Junior dikuasai klub KCT dan yang Open dikuasai Klub Panther. Melihat hasil lomba kemarin,masing klub bisa langsung mengevaluasi atletnya sebagai persiapan lomba serie kedua.

Bagi si atlet langsung bisa mengevaluasi diri apa kekurangan dan apa kelebihannya,termasuk apa yang harus perlu ditingkatkan kembali untuk bekal lomba serie kedua. Penyelenggara juga mengevaluasi kekurangan dalam pelayanan lomba sehingga pada serie berikutnya bisa lebih disempurnakan kembali.

Mudah-mudahan penyelenggaraan lomba ini bisa menggugah kembali Pengda ISSI Kalbar untuk membuat kompetisi di tingkat provinsi dengan sistim serie juga, pesertanya seluruh pengcab ISSI kota dan kabupaten. Sebagai dasar pemikiran bahwa dengan kompetisi yang telah dibuat KONI Kota Pontianak saja didapat untuk masing kategori 3 (tiga) pembalap terbaik. Seandainya Kompetisi ini bisa bergulir di setiap pengcab kab/kota. Pengda ISSI kalbar bakal mempunyai 52 (lima puluh dua) pembalap yang siap bertarung untuk menjadi pembalap sepeda terbaik Kalbar. Apabila ini bisa terlaksana secara kontinyu,bahwa Kalbar gudangnya atlet balap sepeda bukanlah hanya merupakan mimpi. Sekarang KONI Kota sudah berani memulai,tinggal bagaimana Pengda ISSI Kalbar bisa segera merealisasikannya. Kalbar akan berjaya kembali di balap sepeda. Kata kuncinya mereka butuh kompetisi...!!!

Ir H Mei Purowidodo

Berita Terkait