Meraup Untung dari Penyewaan Tenda

Meraup Untung dari Penyewaan Tenda

  Kamis, 10 December 2015 09:08

Berita Terkait

Setiap acara yang digelar masyarakat pasti mengundang banyak orang. Jika demikian, maka dibutuhkan tempat yang luas. Sementara rumah terkadang tidak siap menampung tamu yang sedemikian banyak. Disinilah peran dari pemilik penyewaan tenda dan mendapatkan keuntungan yang tidak sedikit   Oleh : Ramses L Tobing
 
Sekelas Kota Pontianak, usaha ini sudah banyak tumbuh bak jamur di musim hujan. Prospek yang bagus dan keuntungan yang menjanjikan membuat orang memilih membuka usaha ini. Udin salah satunya. Penyewaan Tenda Cahaya milik berdiri sejak tahun 2006 silam. Dia memilih usaha ini karena berdasarkan pengalamannya ketika menyewa tenda. Dari situ dia mengetahui biaya sewa yang cukup mahal. “Saya berpikir kenapa tidak saya membuka usaha ini. Keuntungannya juga menjanjikan,” kata Udin kepada koran ini.

 Hanya saja membutuhkan modal besar untuk memulainya. Dari modal yang disiapkan, Udin bisa menyediakan delapan gawang tenda. Promosi pun dilakukan. Dari mulut ke mulut, kartu nama hingga pemasangan iklan di media cetak. Usaha itu membuahkan hasil. Beberapa orang mulai menjadi konsumen Udin. Dari satu orang hingga terus bertambah semakin banyak. Di awal-awal buka saja Udin bisa mengantongi omset yang tidak sedikit.

Bahkan pelanggannya tidak hanya di Kota Pontianak saja. Justru sampai ke Kabupaten Landak hingga ke Kecamatan Tayan. Namun semakin jauh, maka harga yang ditawarkan semakin mahal. Hanya saja jika tendanya di sewa jauh dari Kota Pontianak, biasanya digunakan untuk event-event besar. Itu juga yang menjadi alasannya biaya sewanya lebih mahal. “Kalau misalnya di Pontianak itu per gawangnya Rp300 ribu, maka di sana bisa sampai Rp 900 ribu pergawang,” jelas dia.

   Udin menyebutkan harga sewa tendanya beragam karena sesuai dengan model tenda yang disewa. Untuk tenda, tarif sewanya Rp 12 ribu permeter. Jika semi full tarifnya Rp 25 ribu permeter. Sedangkan jika itu tenda VIP, maka tarifnya mencapai Rp 45 ribu. “Semakin bagus sudah pasti akan semakin mahal. Contohnya tenda biaya itu tidak ada dekorasi. Berbeda dengan VIP lebih indah dan ada dekorasi. Ada tirai dan tutup samping tendanya,” jelas dia.

     Namun ada juga yang ditawarkannya pergawang,  yakni Rp 250 permeter. Tenda seperti ini biasanya disewa untuk acara yang sifatnya sosial atau pribadi. Misalnya di masjid atau ada orang yang meninggal dunia. Udin menyebutkan, setidaknya dalam sebulan ada konsumen yang menyewa tendanya dengan berbagai keperluan.  Itupun sudah dibatasi karena khawatir karyawannya tidak mampu menyelesaikan pesanan. “Takutnya begitu saya terima ternyata karyawan tak bisa mengerjakan. Apalagi ketika sebelum dan sesudah lebaran haji, itu merupakan momen yang ramai,” pungkasnya. **

 

 

Berita Terkait