Merangkai Makna Melalui Bunga

Merangkai Makna Melalui Bunga

  Minggu, 11 September 2016 10:21

Berita Terkait

Bunga identik dengan keindahan. Tak hanya cantik dan elok dipandang, ternyata bunga bisa memberi makna mendalam bagi kebanyakan orang, terutama perempuan. Tak heran, banyak orang yang menyampaikan perasaannya kepada seseorang melalui rangkaian bunga yang indah. 

Oleh : Marsita Riandini

SETIAP orang memiliki persepsi berbeda dalam memaknai bunga. “Tak hanya berbicara soal selera, kesenangan seseorang terhadap bunga juga dipengaruhi oleh kepribadian. Itu sebabnya bentuk dan warna yang dipilih pun beragam,” ujar Camilla Xavier Putri Edina, owner  & floristy di Clorist by Istana Buah, Jalan Gajah Mada Pontianak.

Bunga menjadi salah satu cara seseorang untuk mengungkapkan perasaannya. Melalui bunga seakan bisa mewakili yang dirasakan seseorang, tanpa harus mengucapkan dengan kata-kata. Tak hanya kepada sang kekasih, banyak pula orang memberikan bunga kepada sahabat, kolega, dan lainnya. 

Camilla  menyarankan, jika ingin memberikan bunga pada orang terkasih, tentunya berbeda dengan bunga kepada teman maupun kolega dan atasan. Anda bisa berdiskusi dengan floristy ketika ingin membeli bunga agar tidak salah memilih. 

“Setiap jenis bunga mempunyai kesan tersendiri. Itu sebabnya sangat penting bagi seseorang yang ingin memberikan bunga kepada orang terdekatnya, koleganya, sahabatnya ataupun orang terkasih untuk mengetahui jenis bunga yang tepat agar tujuannya memberikan bunga tersampaikan dengan tepat pula,” ungkap Camilla yang selalu mengajak pemesan untuk berdiskusi.

Kebanyakan orang mengatakan bahwa bunga mawar melambangkan keromantisan. Tak heran bunga yang memiliki aneka warna ini menjadi bunga favorit, terutama untuk diberikan kepada pasangan.  Padahal, banyak bunga yang juga cantik. “Sebenarnya tak hanya bunga mawar saja yang digemari, ada banyak bunga yang cantik dan indah. Tetapi umumnya orang lebih populer dengan bunga mawar, sebab bisa ditemui dibanyak negara,” tuturnya.

Menyukai dan berbisnis bunga membuat Edina mendapatkan banyak pengalaman mengenai selera bunga bagi tiap-tiap orang. Untuk jenis bunga impor yang sering diminati adalah bunga mawar, lily, peony, hydrangea, tulip, liatris, clematice, liciantus, statice, caspea, baby’s breath, sedap malam, dan banyak lagi lainnya. Sementara untuk bunga lokal itu ada chrysant, aster, puma, solidago, gerbera.  Termasuk pula dengan warna-warna yang dipilih. Tetapi, hal ini pun tidak bisa dianggap baku karena setiap orang memiliki alasan tersendiri dalam menyenangi bunga. 

“Warna-warna bunga itu beragam ya, ada yang diyakini melambangkan kesucian, keberanian, tetapi ada pula yang melambangkan cinta bertepuk sebelah tangan. Tetapi ini tidak bisa menjadi patokan. Sebab orang bisa saja suka dengan bunga mawar atau teratai bukan dari warnanya melainkan dari bentuknya,” jelasnya. 

Bunga juga mengikuti tren setiap tahunnya. Seperti saat ini, Korea bukan hanya menjadi rujukan fashion bagi anak muda, bunga  juga demikian. 

“Pengusaha bunga juga harus mengikuti perkembangan zaman dan mengikuti pola anak muda zaman sekarang. Pada 2016 tren Korea Bouquet. Permintaannya tinggi,” ujarnya. 

Sebagai floristy, Edina ikut merasakan kebahagian ketika bunga yang dirangkainya bisa membuat si penerima bahagia. 

“Merangkai bunga itu menjadi satu mood buat saya. Betapa bahagianya saya ketika bunga yang saya rangkai itu bisa berpartisipasi membuat orang lain tersenyum bahagia.  Apalagi setiap orang tentu inginkan yang terbaik. Itu sebabnya saya selalu memperlakukan bunga seperti saya memperlakukan manusia. Saya rawat dengan kelembutan, saya bersihkan agar bunga tidak mudah rusak,” pungkasnya. **

 

Berita Terkait