Menyesal Karena Tidak Bersedekah

Menyesal Karena Tidak Bersedekah

Jumat, 22 April 2016 08:55   1

“Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, ia berkata, ‘ Ya Tuhan, kembalikan saya ( kedunia ) agar saya bebuat amal saleh terhadap yang telah saya tinggalkan “ ( Al Mukminun (23 ) : 99-100 ). Terkait ini Abu Hurairah ra menuturkan “ Jika ia diletakkan di kuburnya, lalu diperlihatkan tempatnya di neraka, maka ia akan berkata :” Wahai Tuhan, kembalikan saya ke dunia, niscaya saya akan bertobat dan beramal saleh.” Lalu dikatakan kepadanya, “ Engkau pernah mendapatkan kesempatan “. Kemudian kuburnya dipersempit untuknya.

Allah swt tidak akan memberkahi harta yang selalu disimpan oleh pemiliknya dan tidak mau diinfakkan kepada orang yang wajib dia berikan infak. Karena ini adalah perbuatan orang yang kikir dan kekikiran adalah sifat yang tercela dan dibenci. Yang tidak disukai Allah dan Rasul-Nya juga tidak disenangi oleh manusia. Perbuatan kikir ini adalah ajakan setan sebagaimana firman-Nya dalam Al Baqarah 268 “ Setan menjanjikan ( menakut nakuti ) kemiskinan kepadamu dan menyuruh kamu berbuat keji ( kikir ), sedangkan Allah menjanjikan ampunan dan karunia-Nya kepadamu. Dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui “.

Harta orang yang kikir tidak memiliki keberkahan, tidak memiliki kebaikan, dan tidak akan berkembang. Rasulullah saw bersabda “ Hindarilah perbuatan zalim karena orang yang melakukan perbuatan zalim akan disiksa pada hari kiamat. Hindarilah sifat kikir, karena telah membinasakan orang yang datang sebelum kamu “ ( HR.Muslim ).Rasulullah saw bersabda “ Suatu kaum yang tidak mau mengeluarkan zakat akan ditimpakan bencana oleh Allah selama bertahun-tahun “ ( HR.Thabrani ).Dalam hadis lain beliau saw bersabda “ Orang yang menolak mengeluarkan zakat akan berada di neraka pada hari kiamat “ ( HR.Thabrani ).Abu Dzar Al Ghfirai ra meriwayatkan, pada suatu hari Nabi saw duduk dibawah Ka’bah sambil berkata “ Demi Tuhannya Ka’bah mereka adalah orang –orang yang merugi “.Maka aku bertanya “ Wahai Rasulullah, siapakah mereka ? “. Rasul saw menjawab “ Mereka adalah orang yang memiliki harta yang sangat banyak, tetapi ketika datang orang dari arah depannya, dan arah sebelah kanannya, dan dari arah sebelah kirinya, hanya sedikit yang mau mengeluarkan sedekah “ ( HR.Bukhari – Muslim ). Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Turmuzi Rasulullah memberi peringatan kepada orang yang kikir “ . . .  . Orang yang kikir jauh dari Allah, jauh dari manusia, jauh dari surga dan dekat dengan neraka. Orang bodoh yang bersifat pemurah lebih disukai Allah daripada ahli ibadah yang kikir “ ( HR.Turmuzi ).Dan  Allah swt mengancam kepada orang yang kikir “ Dan adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup ( tidak perlu pertolongan Allah ), serta mendustakan ( pahala ) yang terbaik, maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju (kesengsaraan ) . Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa “ ( Al Lail ( 92 ) : 8-11 ) 

Dari Abu HUrairah ra, ia berkata “ Seseorang datang kepada Rasulullah saw dan bertanya, ‘ Sedekah apakah yang paling utama ? ‘. Beliau saw menjawab “ Engkau bersedekah saat engkau masih sehat dan kikir, engkau takut miskin dan sangat berharap bisa kaya “ ( HR.Bukhari ). Wallahu’alam

                    

Uti Konsen