Menuai Rezeki dari Tambang Tinja

Menuai Rezeki dari Tambang Tinja

  Kamis, 28 July 2016 09:30
Ilustrasi

Berita Terkait

Melihat tumpukan kotoran manusia membuat kita sendiri geli dan merasa jijik. Apalagi  sampai terkumpul dalam satu wadah septic tank. Ini membuat kita bingung untuk mengalihkannya jika wadah penampungan itu meluber atau penuh. Solusinya, jasa sedot wc lah yang dicari untuk menguras tinja tersebut. Dan siap sangka jasa yang bergelut di barang kotor ini mengalirkan keuntungan bagi mereka penyedia jasa sedot tinja.

Oleh: Deziyanty Putri Muliani

UMUMNYA orang akan menjauhi tinja. Selain najis dan menjijikkan, bau yang disebarkan sampah sisa makanan dari tubuh ini bisa membuat mual orang yang menciumnya. Tapi, bagi Kang Uje, kotoran manusia tak ubahnya bongkahan emas yang bisa mendatangkan uang. Malah, dari bisnis yang dilakoninya ini bisa berkembang menjadi usaha-usaha yang baru.

Kang Uje sendiri sebenarnya tak pernah membayangkan bisnisnya akan sukses seperti sekarang. Pasalnya, usaha Kang Uje ini tidak hanya ada di Kota Pontianak. Ternyata usahanya terdapat di beberapa kota besar seperti di Bandung, Palangkaraya, Surabaya, dan kota-kota besar lainnya.

“Alhamdulillah berkat usaha ini, saya bisa membuka usaha-usaha yang baru dan berkembang di kota-kota besar di Indonesia,” ujar Kang Uje saat dihubungi, Rabu, (27/7).

Dari keuntungan usaha sedot water closet (WC), Kang Uje yang merupakan owner dari Nusantara Jaya ini mengatakan, ia bisa membuka usaha-usaha jasa lainnya seperti menyediakan jasa sumur bor, usaha rangka atap baja ringan, serta membuka usaha penyewaan alat-alat berat.

Saat pertama kali membuka usaha jasa sedot tinja, Kang Uje sadar belum banyak orang yang menggeluti bisnis sedot tinja. Melihat peluang yang masih terbuka lebar, Kang Uje pun memutuskan untuk terjun di usaha yang satu ini. ”Dengan jumlah penyedia jasa yang sedikit dan permintaan pelanggan yang banyak, pasti untungnya besar,” pungkasnya.

Dengan bendera usaha Nusantara Jaya, Kang Uje mencatatkan perusahaannya menjadi perusahaan di Pontianak yang menerima order sedot tinja. “Saat tahun 2000 mungkin, karena belum banyak pesaing, order sedot tinja yang masuk ke Nusantara Jaya terus
mengalami kenaikan, beda kalau saat ini sudah banyak saingan,” ucap pria kelahiran Bandung ini.

Sama halnya jasa sedot tinja yang digeluti Fajar. Ia mengakui, banyak keuntungan dari usaha tambang tinja ini. “Setiap hari saya pasti punya order sedot water closet (WC) ini,” ujar Fajar.

Pria yang tinggal di Kota Baru, Pontianak ini kadang-kadang pergi ke luar kota untuk melayani permintaan warga yang ingin ”mengosongkan” septic tank. “Saya bekerja dibidang ini sudah lama, dan saya juga sudah punya langganan yang setiap tiga bulan sekali pasti memanggil saya untuk membersihkan septic tank mereka,” kata Fajar.

Ia awalnya pesimis dengan usaha yang banyak dijauhi orang ini. Namun bermodalkan semangat pantang menyerah, ia mampu menjalankan usahanya ini dan dapat menghidupi keluarga. “Dulu saya dianggap remeh oleh orang-orang karena usaha ini dianggap menjijikkan. Tetapi kalau tidak ada orang yang mau sedot wc, terus siapa lagi?” ucap Fajar sambil tertawa.

Walau dianggap remeh oleh banyak orang, Fajar tetap terus menjalankan usahanya. Dengan bekerja sebagai penyedia jasa sedot water closet (WC) ini, Fajar masih bisa membuat dapurnya mengepul.

Untuk jasa penyedotan tinja ini, Fajar mematok tarif berkisar Rp. 300.000 hingga Rp. 900.000. Besar kecilnya tarif yang akan dikenai ini sesuai banyaknya tinja yang disedot serta jarak tempuh ke lokasi pelanggan.

Fajar yang masih ”solo karir” ini, mengakui di Kota Pontianak sudah banyak yang menyediakan jasa sedot tinja. Makanya ia harus lebih maksimal dalam mempromosikan jasanya tersebut. “Biar banyak orang kenal akan usaha saya,  saya bahkan turun ke jalan untuk sekedar menempel brosur di tempat-tempat umum,” katanya.

Selain menempelkan brosur di tempat-tempat umum, penyedia jasa ini terkadang membuat iklan di media cetak dan media sosial, hal ini dilakukan agar usahanya mudah diketahui banyak orang. (**)

Berita Terkait