Menpar Undang Komunitas Selam Asia Kunjungi Indonesia

Menpar Undang Komunitas Selam Asia Kunjungi Indonesia

  Sabtu, 16 April 2016 20:27

Berita Terkait

SINGAPURA – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengundang komunitas selam Asia berkunjung ke 25 lokasi selam di Indonesia yang memiliki 500 keunikan.

"Silahkan datang ke Lombok (NTB), Labuan Bajo dan Alor (NTT), Derawan (Kaltim), Bunaken (Sulut), Togean (Sulteng), Wakatobi (Sultra), Raja Ampat (Papua Barat), dan buktikan, kata Menpar Arief Yahya saat menjadi menbicara di ADEX-Asian Diving Expo 2016 di Suntec Exhibition & Convention Centre di Singapura.

Ekspo Selam ini diikuti 200 pelaku industri marine tourism. Kemenpar menggandeng 20 industri pariwisata dari tujuh destinasi; Aceh, DKI Jakarta, Bali, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, dan Papua Barat, untuk menampilkan paket-paket wisata bawah laut andalan masing-masing.

Tahun 2016 Kemenpar menargetkan 1,8 juta wisaman mengunjungi destinasi bahari. Berbagai cara dilakukan untuk memenuhi target ini, mulai dari promosi sampai deregulasi.

Khusus yang terakhir, pemeirntah menyederhanakan aturan yang berkaitan dengan wisata bahari, dan pencabutan Clearance Approval fot Indonesia Territory (CAIT) serta pemberlakukan visa free 169 negara.

Menpar mentargetkan 5.000 yacht hadir di sekujur perairan nusantara sepanjang 2016, dan mengeksplorasi keindahan bawah laut Indonesia.

"Kami sedang membangun bandara di 15 kota kedua, menaikan kapasitas 27 bandara, dan merenovasi 13 terminal penumpang," demikian Menpar Arief Yahya. "Kami juga sedang merancang banyak dermaga yacht, dan infrastruktur wisata bahari lainnya."

ADEX 2016 didedikasikan untuk kuda laut. Binatang itu, menurut Rizky Handayani -- Asdep Pengembangan Pasar ASEAN Kemenpar -- banyak terdapat di Indonesia dan menjadi obyek macro photography dunia.**

Berita Terkait