Menpar Arief Yahya Sambut Baik Pembentukan INACEB

Menpar Arief Yahya Sambut Baik Pembentukan INACEB

  Senin, 28 March 2016 12:41

Berita Terkait

JAKARTA--Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyambut gembira pembentukan Indonesia Convention and Exhibition Bureau (INACEB), dan akan melantik pengurus organisasi ini, Senin (28/3).
Azwir Malaon, Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Alam dan Buatan, mengatakan IACEB diharapkan bisa memecahkan persoalan industri meeting, incentives, conferences, and exhibition (MICE), dan meningkat daya saing destinasi MICE berbasis sumber daya daerah.
"INACEB adalah solusi," kata Malaon. "Sampai saat ini industri MICE kurang berkembang akibat ketiadaan lembaga yang mengurus."
Indonesia, masih menurut Malaon, harus memiliki sebuah convention bureau. Malaysia mampu mengembangkan industri MICE karena memiliki Malaysia Convention and Exhibition Bureau (MYCEB), dan Thailand punya Thailand Convention & Exhibition Bureau (TCEB).
Menpar Arief Yahya mengatakan convention bureau sangat penting karena industri MICE akan menjadi tumpuan di masa depan. Potensi industri MICE sangat besar, karena banyaknya asosiasi, perusahaan, lembaga pemerintah, dan penyelenggara event, menggelar pertemuan di kawasan wisata.
"INACEB juga amat penting bagi industri hotel yang tingkat huniannya sering melorot," kata Menpar Arief Yahya.
Menurut Malaon, industri MICE berpotensi mendatangkan turis mancanegara dalam jumlah besar, dan memberi dampak ekonomi yang luas. Target mendatangkan 20 juta wisman pada 2019 akan sangat tergantung pada pengelolaan industri MICE.
"Wisatawan leisure datang dalam jumlah besar, tapi hanya saat peak season," kata Malaon. "Wisatawan bisnis dalam dalam jumlah sangat besar, dan memberi dampak ekonomi tujuh kali lipat dibanding wisatawan leisure."
Industri MICE memberi kontribusi 40 persen bagi pengembangan pariwisata Indonesia. Padahal, pasar industri ini tumbuh rata-rata 20 persen per tahun.(r)

Berita Terkait