Menpar Arief Yahya: Musuh Bersama Kita Adalah Malaysia dan Thailand

Menpar Arief Yahya: Musuh Bersama Kita Adalah Malaysia dan Thailand

  Jumat, 29 April 2016 21:01

Berita Terkait

MENTERI Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan pelaku industri pariwisata Indonesia harus memiliki 'musuh' bersama agar tidak melulu bertengkar di dalam.

"Secarae emosional, musuh bersama kita adalah Malaysia," kata Menpar Arief Yahya. "Secara profesional, musuh bersama kita adalah Thailand."
Menurut Menpar Arief Yahya, mengejar keduanya harus menjadi tujuan bersama. Caranya, dengan meningkatkan posisi Wonderful Indonesia di antara negara-negara Asia Tenggara.
"Kita harus mengalahkan dua benchmark di Asia Tenggara; Malaysia dan Thailand, dengan menggunakan prinsip solid, speed, dan smart," kata Menpar Arief Yahya saat berbidara di rapat koordinasi nasional (Rakornas) kepariwisataan di Jakarta Convention Center (JCC).
Solid mengacu pada kekompakan menuju Indonesia Incorporated. Speed mengacu pada kecepatan sesuai instruksi presiden bahwa tahun 2016 adalah tahun percepatan. "Yang cepat mengalahkan yang lambat," kata Arief Yahya.
Smart, masih menurut Arief Yahya, mengacu pada penggunaan teknologi digital di semua aspek. Saat ini dan masa depan adalah era digital dengan handphone sebagai gaya hidup dan kebutuhan dasar.
Yang juga penting adalah kelas pariwisata harus naik dari nasional ke internasional. Pelaku industri pariwisata bisa belajar dari sukses Cebu Island (Filipina) mencuri pasar China, Britis Air menggarap pasar India, atau desain Coca Cola yang selalu menggugah selera.
Dari dalam negeri, pemangku kepentingan dari setiap kabupaten bisa belajar dari sukses Bupati Azwar Anas mengembangkan pariwisata Banyuwangi. **

Berita Terkait