Menpar Arief Yahya Jajaki E-Commerce Alibaba

Menpar Arief Yahya Jajaki E-Commerce Alibaba

  Minggu, 24 April 2016 11:15

Berita Terkait

KEMENTERIAN  Pariwisata (Kemenpar) menjajaki kemungkinan menggandeng raksasa e-commerce Alibaba untuk mendongkrak branding Wonderful Indonesia.

"Kami tidak ingin bermain di mesin pencari Google dan Baidu, tapi sampai ke tahap booking dan payment yang konkret," kata Menpar Arief Yahya usai menerima James van Zorge dari Alibaba.com di Gedung Sapta Pesona, Kemenpar.

Alibaba adalah e-commerce terbesar di China, dengan market share hampir 75 persen. Perusahaan milik Jack Ma ini menggeser trend belanja barang dan jasa di negara yang pernah dijuluki Negeri Tirai Bambu.

Kemenpar telah bekerjasama dengan Baidu. Kabar terakhir menyebutkan Baidu telah bekerjsasama dengan Ctrip -- agen perjalanan online terbesar di China, dengan market share hampir 70 persen.

"Jadi, ketika orang serching dan menemukan lokasi wisata yang diinginkan, langkah berikutnya adalah book and pay," kata Menpar Arief Yahya.

Alibaba berangkat dari commerce atau pay, lalu membangun platform online travel agent (OTA) dengan nama New Alitrip Travel Brand sejak Oktober 2014. Alibaba juga berkolaborasi dengan Ctrip untuk paket-paket yang belum dimiliki Ctrip.

"Saya minta Alibaba merumuskan cara paling konkret merebut pasar China, yang 2015 mencapai lebih 110 juta outbond tourism," kata Arief Yahya.

Dari jumlah outbond itu, yang masuk ke Indonesia hanya satu persen. Menurut Menpar Arief Yahya, jumlah itu terlalu kecil.

James van Zorge menyanggupi dan akan mempresentasikan ke Kemenpar pekan depan.**

 

Berita Terkait