Menpar Arief Yahya Desak Percepatan KEK Mandalika

Menpar Arief Yahya Desak Percepatan KEK Mandalika

  Rabu, 6 April 2016 20:19
foto; lombokpost.co.id

Berita Terkait

MATARAM -- Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mendesak pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika mencari terobosan untuk percepatan pembangunan.

"Paling tidak, apa yang bisa dibangun lebih dulu, ya bangun dulu," kata Arief Yahya.

Arief Yahya punya alasan agar pembangunan KEK Mandalika dipercepat, yaitu Arabian Travel Martk (ATM) Dubai 2016 akan gelar bulan ini di Dubai International Convention and Exhibition Center, Uni Emirat Arab (UEA).

Wonderful Indonesia akan tampil pada event pariwisata besar yang berlangsung 24-28 Oktober 2016. Kemenpar akan mempromosikan KEK Mandalika sebagai destinasi halal, dengan pasar utama negara-negara Arab.

"Pasar Halal Tourism itu besar, bahkan lebih besar dari outbond-nya Tiongkok yang 100 juta orang itu," ungkap Menpar.

Ia juga mengatakan hampir semua pejabat tinggi negeri ini pernah meninjau KEK Pariwisata Mandalika di Lombok Tengah. Mulai dari Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, dan lainnya.

Sebagai kawasan pariwisata unggulan, Mandalika telah terpublikasi sedemikian rupa dan dikenal banyak orang. Akibatnya, harapan publik sangat besar.

Hiramsyah Sambudhy Thaib, ketua Pokja Percepatan 10 Top Destinasi, mengatakan sebanyak 66 hektar lahan KEK Mandalika menuju Land Utilization & Develompent Agreement (LUDA). Sebanyak 16 hektar untuk Clubmed Hotel, lima hektar untuk JW Marriott (Bauer, USA), dan lainnya.

"Status tender konsultan masterplan sedang berjalan, dan akan selesai Juni 2016," kata Hiramsyah.

Berita Terkait