Menjadi Pengagum Rahasia

Menjadi Pengagum Rahasia

  Sabtu, 20 Agustus 2016 09:18

Berita Terkait

Banyak alasan yang seseorang menjadi secret admirer alias pengagum rahasia. Hanya memperhatikan secara diam-diam dan memilih mengungkapkan isi hati melalui tulisan, lagu, ataupun puisi. Tak jarang harus menelan kecewa karena sang idola telah memiliki pujaan hati.

Oleh: Marsita Riandini

Menyatakan perasaan cinta kepada seseorang yang disukai bukanlah perkara yang mudah bagi sebagian orang. Perlu persiapan mental, terutama kesiapan cinta ditolak atau cinta yang tak berbalas. Inilah yang seringkali membuat banyak orang memilih mengagumi secara diam.

Pengagum rahasia tak berani mengutarakan isi hati secara langsung. Mereka biasanya memilih mengungkapkan perasaan dengan cara yang berbeda. Bisa melalui tulisan, lagu, atau puisi, kemudian mempostingnya di media sosial secara tersirat.

Dalam prosesnya, ada yang kemudian memilih tetap menyimpan rapat di hati, tetapi ada pula yang memilih memberanikan diri menyatakan cinta. Lantas kenapa ada yang memilih tetap menjadi pengagum rahasia?

Agus Handini, M. Psi, Psikolog mengatakan bahwa ada banyak hal yang membuat seseorang mengagumi orang lain. Mulai dari prestasinya, cara mereka menjalani kehidupan, hingga mengagumi pribadi orang tersebut. Jika sebatas kagum saja, biasanya seseorang mudah mengungkapkannya.

Dia mencontohkan ketika dia mengagumi prestasi seseorang lalu dengan mudah mengucapkan selamat kepadanya. Tapi, akan berbeda bila kagum itu karena ingin memiliki si Dia dan ingin menjadi pendamping hidupnya. Tentu akan sulit bagi seseorang untuk mengungkapkannya.

“Biasanya kalau kagum karena prestasinya, ini biasa terjadi antara lawan jenis atau sesama jenis. Tapi ini hanya sebatas kekaguman. Beda halnya jika rasa kagum itu kemudian menjadi cinta. Itu biasanya berlaku pada lawan jenis,” tutur dia.

Contoh lain ketika seseorang pria mengagumi kecantikan seseorang. Tentu tidak mudah mengucapkan hal itu secara langsung. Ketika hal ini disampaikan, terlalu dalam pemaknaan yang dipikirkan.

Dari sisi psikologis, ketika seseorang mulai mengenal lawan jenis sesuai dengan tahapan perkembangannya, maka sebenarnya sudah mampu untuk mengekpresikan rasa cinta yang dialaminya, baik itu dengan kata-kata atapun dengan perilaku. Tapi ada banyak faktor yang seharusnya mampu, menjadi tidak mampu.

Orang yang memilih menjadi pengagum rahasia karena dasar cinta biasanya akan mengikuti perkembangan sang idola. Mulai mencari tahu aktivitasnya hingga stalking media sosial milik si Dia. Jangan heran apabila setiap status maupun postingan si Dia tak pernah luput dari perhatian para pengagum rahasia.

Dia diam-diam memperhatikan segala hal yang sering dilakukan orang yang disukainya. Apalagi jika seringnya bertemu. Semisal satu kampus, satu tempat kerja, bahkan mungkin satu kompleks.

“Tetapi hidup itu pilihan. Termasuk memilih untuk mengagumi dari jauh. Hanya saja, seringkali penyesalan datang belakangan. Terlebih ketika sang pujaan telah bersanding dengan orang lain. Meskipun memang, soal jodoh itu Allah yang mengaturnya,” pungkasnya. **

-------------------------------------------------

Alasan Memilih Diam

Ada berbagai alasan seseorang sulit menyatakan cintanya. Psikolog Agus Handini menyatakan ini bisa dikarenakan sifat pribadi seseorang hingga anggapan sosial masyarakat.

*Pribadi yang tertutup

Tidak semua orang mampu mengungkapkan rasa kagumnya, terutama kepada lawan jenis. Seharusnya, ketika seseorang sudah menginjak usia dewasa, tahapan perkembangannya sudah mampu untuk mengungkapkan apa yang dirasakannya, terutama rasa kagum kepada lawan jenis. Tapi bagi mereka yang memiliki kepribadian tertutup, kemampuan tersebut menjadi kurang.

*Si dia punya pacar

Mengagumi seseorang yang sudah punya pacar, apalagi yang sudah menikah memang sangat repot. Apalagi jika kekaguman itu semakin lama semakin kuat. Tetapi karena berbagai pertimbangan, akhirnya memilih menjadi pengagum rahasia saja. Sebab tidak ingin mendapatkan beragam resiko terutama dianggap sebagai perebut kekasih orang lain.

*Menjaga Hubungan Pertemanan

Berawal dari kedekatan, saling mengenal satu sama lain, bukan tidak mungkin menyebabkan tumbuhnya rasa kagum, bahkan banyak pula yang sampai jatuh cinta. Sebenarnya, jika seseorang mencapai tahapan perkembangan yang baik, dia tak harus menjadi pengagum rahasia kepada teman sendiri. Ini karena seharusnya dia tahu bagaimana karakter temannya, bagaimana cara menyampaikan dengan tepat, dan santun tanpa harus takut kehilangan. Meskipun resiko ditolak tetap ada.

*Tidak Percaya Diri

Tidak percaya diri atau tidak pede menjadi alasan orang untuk memilih menjadi pengagum rahasia. Dia menganggap dirinya tidak pantas, tidak layak untuk menjadi pasangan sang wanita atau pria yang dikaguminya itu.

*Pola asuh

Pola asuh juga mempengaruhi sikap seseorang untuk ragu atau bahkan tidak punya keberanian untuk mengungkapkan rasa pada seseorang yang dikaguminya. Ini karena dia tidak punya kemampuan komunikasi yang baik, pemahaman tentang permasalahan yang dihadapi.

*Tabu

Dulu mungkin masih tabu perempuan menyatakan cinta, sehingga hanya bisa mengagumi dari jauh. Tetapi saat ini, sejalan dengan pengetahuan, perubahan pola pikir, hal itu tak lagi dianggap tabu. Tetapi tentu saja menyampaikannya dengan cara yang tepat. (mrd)

Berita Terkait