Menikmati Jalan Kaki di Kota Khatulistiwa

Menikmati Jalan Kaki di Kota Khatulistiwa

  Jumat, 11 Agustus 2017 10:00
KUNJUNGI RUMAH ADAT: Juri dan rombongan saat berada di Rumah Radakng, Pontianak. Mahasiswi asal Jepang ini menempuh jarak lebih dari 2 km dalam perjalanannya. Ia menikmati momen street walking di kota Khatulistiwa.

Berita Terkait

Juri Nomura, cewek asli Jepang ini mengaku belum bisa melupakan kenangannya selama kurang lebih delapan hari di Pontianak. Ditemani dua dosen dan lima temannya yang juga berasal dari Jepang menetap dari tanggal 16-23 Maret dalam rangka study tour. Ia pun sempat jelajah kota Pontianak. Takjubnya lagi ia memilih jalan kaki di tengah terik matahari kota Khatulistiwa.

Di luar jam kampus, doi bersama rombongan menghabiskan waktunya untuk mengunjungi beberapa destinasi di Pontianak. Lokasi penginapan Juri dan rombongan sangat dekat dengan museum dan mall jadi untuk mengunjungi kedua tempat tersebut doi hanya membutuhkan waktu beberapa menit apabila berjalan kaki. Saat mengunjungi museum, Juri sangat terkesan dengan benda-benda dan budaya yang diperlihatkan.

Bertolak dari museum, ia mengunjungi Rumah Radakng yang jaraknya sekitar 2 km. Rumah adat tradisional suku Dayak ini menjadi tempat favorit bagi Juri. “Saya tertarik dengan desain dan bangunannya yang unik. Senang sekali di sana, apalagi waktu bisa naik tangganya yang terbuat dari pohon yang besar,” ujar Juri.

Di sana ia banyak belajar, khususnya tentang Kalimantan Barat yang terkenal dengan masyarakat yang hidup rukun, meski berasal dari etnis yang berbeda. Tiga etnis dominan yakni Melayu, Dayak dan Tionghoa mempengaruhi arsitektur yang menjadi daya tarik tersendiri bagi Juri. Spot menarik yang ditawarkan nggak hanya menarik untuk dikunjungi, tapi membuat Juri bisa mengenal keberagaman suku dan budaya Kalbar.

Jika museum dan Rumah Radakng ditempuh Juri dengan berjalan kaki. Beda halnya saat ia ke Tugu Khatulistiwa. Juri dan rombongan lebih memilih naik kendaraan.  “Lokasinya lumayan jauh. Terlebih mataharinya terik dan udaranya hangat jadi saya lebih memilih menggunakan kendaraan daripada berjalan kaki, hehe” ujarnya.

Anyway, tahu nggak sih kenapa orang Jepang lebih suka jalan kaki? Selain karena baik untuk kesehatan, menurut cewek kelahiran Kochi-ken, 12 September 1995 ini adalah karena transportasi umum di sana kurang nyaman. “Nggak semua daerah di Jepang punya transportasi umum yang nyaman seperti yang ada di Tokyo. Itulah yang menjadi alasan mengapa aku lebih suka jalan kaki di Jepang,” pungkas Juri. (dee)

Berita Terkait