Menikmati Bebek Peking di Perayaan Imlek

Menikmati Bebek Peking di Perayaan Imlek

  Kamis, 4 February 2016 09:13

Berita Terkait

Perayaan Tahun Baru Imlek tidak hanya diisi dengan melakukan ibadah,  tetapi juga identik dengan makan bersama sebagai ungkapan kebersamaan dan keutuhan keluarga. Menu-menu yang dipilih tentu saja spesial yang menggugah selera. Oleh : Marsita Riandini

Berbagai lokasi di Pontianak, terutama di wilayah yang mayoritas penduduknya masyarakat Tionghoa sudah mulai bersiap-siap menyambut datangnya Tahun Baru Imlek.  Momen ini juga dimanfaatkan untuk berkumpul bersama dengan sanak saudara sambil menikmati hidangan yang special.

Sajian menu olahan bebek sepertinya cocok untuk disajikan pada malam istimewa. Apalagi bebek termasuk makanan yang populer di Negara Tiongkok. Proses pembuatannya yang cukup sulit dan tidak bisa dilakukan di rumah, tidaklah mengherankan jika harga bebek peking sangatlah mahal. Bahkan banyak pula yang memilih menikmatinya di hotel-hotel berbintang. Hidangan bebek tersebut  pun bisa Anda jumpai di Hotel Aston Pontianak.

Seperti sajian bebek peking yang satu ini. Bebek disajikan tanpa dipotong-potong, lengkap dengan kepala dan kakinya. Cocok sekali menjadi menu makanan utama ketika perayaan Imlek bersama keluarga. Satu ekor bebek bisa dicicipi hingga 10 orang. Bebek disajikan pula dengan momo. Apa itu momo? Itu adalah makanan yang terbuat dari irisan kulit bebek yang diletakkan di selembar kulit dari adonan tepung. “Ditambahkan pula mentimun, wortel lalu digulung dengan daun bawang,” ucap Chef Abang Zikwan kepada For Her. 

Menikmati bebek dan momo ini tak lengkap rasanya bila tak ditemani dengan saus special, yakni saus bebek dan palm sauce. Luar biasa rasanya, apalagi tekstur dagingnya yang tebal dan empuk.

 

 

Bebek Tim Jahe

Ingin olahan bebek lainnya, Aston Pontianak juga menyediakannya Bebek Tim Jahe. Proses memasaknya menggunakan ang cho yakni anggur kering merah yang tampak seperti kurma. Ang cho dipercaya memiliki kasiat memulihkan stamina. Tak heran beberapa masakan khas masyarakat Tionghoa banyak yang mencampurkan ang cho ini. “Sengaja menggunakan jahe agar aromanya lebih strong. Kemudian saya tambahkan pula dengan sawi pak choy,” jelasnya.

Sajian menu ini akan terasa sedap bila disajikan selagi hangat. Kuahnya pun sedap dengan aroma jahe dan asam payak yang menyatu.  Inilah yang membuat aromanya lebih spesial.

 

Bebek Lada Hitam

Umumnya orang menggunakan sapi untuk dimasak bersama bumbu lada hitam. Tetapi ternyata bebek biasa pun bila dimasak dengan bumbu tersebut juga memiliki rasa yang enak. Dagingnya yang dipotong kecil terasa lebih lembut dibanding daging sapi. “Proses pembuatannya seperti sapi lada hitam, tetapi bedanya ini menggunakan daging bebek,” ucap Zikwan.

Sajian istimewa tersebut akan terasa lengkap bila dinikmati dengan minuman segar dari buah-buahan. Fruit Feast bisa menjadi pilihan. Mocktail ini terdiri dari pineapple juice, orange juice, aloevera bland dan grenadine. Adapula Crazy Wishes yang terbuat dari grand marnier, vodka, apple juice, dan orang syrup. **

 

Berita Terkait