Menikmati Angkringan di Hotel Berbintang

Menikmati Angkringan di Hotel Berbintang

  Kamis, 3 December 2015 10:34

Makanan tradisional memiliki citarasa yang sedap. Tak heran, mulai dari kaki lima hingga perhotelan pun kerap menyajikannya. Bahkan banyak yang memanfaatkan momen malam mingguannya dengan menyantap hidangan tradisional bersama pasangan maupun keluarganya. Oleh : Marsita Riandini

Malam Minggu ini, Anda pun bisa menikmati sajian kuliner tradisional dengan ragam pilihan menu. Berkonsep pasar rakyat, Hotel Best Western Kota Baru menyajikan ragam menu makanan tradisional. Konsep ini mirip dengan sajian angkringan yang bisa Anda jumpai di beberapa kawasan di Pontianak. Anda bisa memilih makanan sesuai dengan selera. Dari sekian banyak menu, nasi rawon menjadi unggulan. Banyak pengunjung yang memesan masakan berkuah hitam itu. “Sejak awal, nasi rawon ini yang paling diminati, makanya kami tetap mempertahankan menu tersebut. Meski tak mengubah rasa seutuhnya, kami menambahkan bumbu hitamnya lebih banyak. Menggunakan daging sapi yang dipotong kecil,” ucap Chef de Partie, Sugianto.

Meskipun masyarakat Pontianak belum terbiasa menikmati sajian bebek, tapi Hotel Best Western mencoba menyajikan menu Nasi Gulai Bebek. “Nasi gulai bebek ini memang belum banyak peminatnya, tidak seperti gulai ayam. Nah disini kami memperkenalkan menu bebek yang sebagian orang takut memakannya karena amis,”papar dia.

Mengolah daging bebek memang memiliki cara tersendiri. Jika tidak pandai, maka daging bebek yang diolah akan mengeluarkan aroma yang kurang enak. “Kami menonjolkan aroma rempah-rempah sehingga bau amisnya hilang. Dalam proses memasaknya, juga sudah melepaskan bagian buntut serta bagian dari bebek yang menimbulkan amis,” jelasnya. Sementara untuk proses memasak gulainya, tak jauh beda dengan gulai pada umumnya. Menggunakan bumbu-bumbu dasar seperti gulai ayam, jahe, kunyit, cabe giling, juga santan. “Kuahnya sengaja dibuat tidak terlalu kental, cuma tetap dibuat segurih-gurihnya. Ditambahkan sedikit cabe agar rasanya lebih nendang,” papar dia.

Ada pula sajian nasi sego endok. Sekilas nasi ini mirip dengan nasi kucing, yakni menggunakan nasi secukupnya dilengkapi dengan lauk-pauk seadanya, lalu dibungkus daun pisang. “Nasi sego endok ini menggunakan telur yang dimasak balado sama dengan sambal korek,” jelasnya.

Jika ingin menikmati sajian nasi sego dengan rasa yang berbeda, maka bisa memilih nasi sego bandeng ataupun nasi sego ayam. Penyajiannya sama dengan nasi sego endok yang dilengkapi dengan sambal korek. “Sejak awal November, kami sudah menyajikan menu ini, harganya mulai dari Rp 1500 sampai Rp 30 ribu. Menunya bervariatif, lebih kurang ada 19 menu. Hanya ada setiap malam minggu saja,” papar Wenda Himawan Widodo, Assisten Marcom Hotel Best Western Kota Baru.

Anda juga akan dimanjakan dengan sentuhan musik-musik akustik menemani suasana malam minggu. “Kedepannya kami berencana akan mengganti dengan musik tradisional bekerja sama dengan salah satu komunitas musik di Kalbar,” tambahnya. Respon masyarakat untuk menikmati sajian makanan tersebut cukup tinggi. Hari pertama saja lebih kurang 80 pengunjung yang datang. Pengunjung dapat datang dari pukul 18.00 hingga 22. 00 wib setiap malam minggunya. **