Menikah di Usia 17 Tahun, Persunting Wanita Mualaf

Menikah di Usia 17 Tahun, Persunting Wanita Mualaf

  Jumat, 12 Agustus 2016 10:22
Muhammad Alvin Faiz (krii) bersama Ustaz kondang Arifin Ilham saat prosesi akad. Foto Facebook Arifin Ilham.

Berita Terkait

JAKARTA - Muhammad Alvin Faiz yang merupakan putra ustaz kondang Arifin Ilham menjadi sosok yang diperbincangkan. 

Keputusannya menikah mudah menjadikannya dibahas viral di dunai virtual. Di usianya yang masih tergolong remaja, 17 tahun, Alvin menikah pada Sabtu (6/8).

Bukan itu saja yang menjadi penarik Alvin untuk dibahas. Tapi pasangan Alvin juga yang menjadi topik. 

Wanita yang dipersuntingnya adalah seorang perempuan cantik keturunan Tionghoa, Larissa Chou. 

Pertemuan keduanya ternyata berawal dari dialog dunia maya. Awal pertemuan Alvin dengan istrinya belum lama ini diungkap oleh sang ayah lewat Facebook.

"SubhanAllah Walhamdulillah diawali dialog nanda Muhammad Alvin Faiz dengan putri motivator kristiani, Chou Lingling melalui dunia maya, Alhamdulillah akhirnya mengaku kalah dan menerima kebenaran dan kemuliaan Islam," tulis Arifin.

Rupanya dialog Alvin dan Larissa membawa banyak perubahan untuk hidup sang gadis. 

Meski sempat dilarang, tapi akhirnya Larissa tetap masuk Islam. Bahkan sang ayah dan nenek Larissa juga turut menjadi mualaf.

"Ayahnya pun berdiskusi, akhirnya juga memutuskan masuk Islam, dan omanya yang awalnya marah karena cucu dan anaknya masuk Islam. Juga akhirnya menerima Islam dan masuk Islam," lanjut sang ustaz. 

Awalnya, Alvin hanya menganggap Larissa adalah teman biasa. Namun seiring berjalannya waktu, Alvin merasa mantap untuk menikah dengan Larissa pada 6 Agustus lalu.

Sebelumnya, pasangan ini sudah terlebih dulu melalui proses permohonan izin negara di Pengadilan Agama Cibinong, 28 Juli 2016.

Yang masih membuat publik terpukau, Alvin tak hanya menjadi teladan bagi para remaja.

Istrinya, Larissa yang beda usia tiga tahun lebih tua dari Alvin ini juga menuai pujian.

"Saya mencari tahu dan mem­pelajari Islam itu apa, siapa Tuhannya, seperti apa tata cara ibadahnya, bagaimana kitabnya. Saya bandingkan dengan dua agama yang pernah saya pelajari sebelumnya," kata Larissa, yang dilansir dari Muslimah Daily.

"Saya (melakukan semua itu) karena saya sedang mencari kebenaran, saya nggak mau meyakini agama berdasar apa kata orang atau karena memang keluarga saya menganut agama tersebut."

Sayangnya, keputusan Larissa ini sempat mendapat tentangan dari keluarga. Ia pun sempat belajar salat diam-diam agar tak ketahuan keluarga.

Dua bulan setelah mempelajari Islam, Larissa akhirnya menguatkan niatnya menjadi mualaf.

Juni 2015 ia resmi masuk Islam dan beberapa minggu kemudian memu­tuskan berhijab. Ayah dan neneknya juga akhirnya mengikuti jejak Larissa untuk masuk Islam. (rmol/jpg)

 

Berita Terkait