Mengolah Kerang Menjadi Enak Dipandang

Mengolah Kerang Menjadi Enak Dipandang

  Sabtu, 18 June 2016 09:29

MENGGUNAKAN bahan baku kerang, Zakiy dan kawan-kawan pun mencoba mengolahnya menjadi bentuk yang menarik. Tentu saja mereka juga menyesuaikan dengan bentuk-bentuk kerang yang ada. “Jenis kerang yang kita gunakan ada beberapa bentuk. Ada sekitar tujuh jenis kerang, yakni jenis jinjing, kepah, congkak, keong, topi jamur, kijing, dan batu karang,” paparnya.

Bentuk kerang yang beragam, tentunya tidak bisa asal dibentuk. Kadang kerang-kerang tersebut dikombinasikan untuk menghasilkan kreasi yang menarik. “Nah, bentuk-bentuk ini yang kitas sesuaikan, cocok di bentuk jadi apa. Sebab tidak semua kerang cocok dibentuk apapun,” papar dia yang mengatakan juga mulai merambah ke kaligrafi, tugu, dan air mancur, serta pohon beringin, teramasuk pohon sakura.

Bahan baku diperoleh dari pantai-pantai yang ada di Kalimantan Barat. Mereka mendapatkanya dari para nelayan. “Produk kami tentunya menggunakan berbagai limbah kerang yang ada di pantai pantai dan untuk bahan kerang pantai lainnya kami  mengambilnya dari para nelayan,” ucap dia.

Seringkali mereka mendapatkan inspirasi dari pantai. Ketika berjalan dan menemukan kerang, mereka pun dengan cekatan berpikir untuk dijadikan apa kerang tersebut. “Secara spontan kita kalau ketemu kerang langsung mikir mau jadikan apa ya,” paparnya.

Kualitas tampilan tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli. Itu sebabnya, mereka pun menggunakan cat untuk melengkapi tampilan kreasi kerang tersebut. “Karena produk kami ini dituntut untuk packaging yang menarik, maka kami harus membeli bahan di toko bangunan. Terutama agar menghasilkan karya yang baik, tidak mudah lepas, dan bisa tahan lama,” papar dia.

Lama pembuatannya beraviarisi. Untuk bentuk air mancur bisa memakan waktu selama lima hari. Apalagi bila bentuk tersebut cukup detail proses pembuatannya. “Kalau bunga itu khan memang disusun saja. Hanya saja proses pembuatannya itu cukup rumit karena lebih detail,” ulas dia. (mrd)