Mengikuti Tabligh Akbar Syekh Ali Jaber di Masjid Al Falah, Mempawah

Mengikuti Tabligh Akbar Syekh Ali Jaber di Masjid Al Falah, Mempawah

  Jumat, 13 May 2016 09:43
TAUSYIAH: Syekh Ali Jaber menyampaikan tausiyahnya dihadapan ribuan umat islam di Masjid Agung Alfalah Mempawah. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

Ribuan jemaah menghadiri majelis tabliq akbar Syekh Ali Jaber di Masjid Agung Al-Falah Mempawah, Kamis (12/5) siang. Dalam dakwahnya, da’i kelahiran Madinah itu menekankan pentingnya salat lima waktu bagi umat Islam. Wartawan harian ini pun ikut dalam kegiatan tersebut.

Wahyu Izmir, Mempawah

ISRA Mikraj merupakan peristiwa agung dalam sejarah agama Islam. Biasanya Allah memerintahkan Jibril untuk mengirim wahyu kepada Rasullullah. Namun, dalam peristiwa itu Jibril menjemput Rasullullah untuk bertemu langsung dengan Allah SAW,” terang Ali Jaber.

Melalui peristiwa isra mikraj pula, sambung ulama yang telah hafal Alquran di usia 11 tahun itu, Allah Taala memuliakan Nabi Muhammad. Karena, sesampainya ke Masjidil Aqsa sudah menunggu seluruh nabi dan rasul beserta ratusan ribu malaikat. Mereka pun kemudian berbaiat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Allah bangkitkan para nabi dan rasul untuk menunjukan kepada Nabi Muhammad, jika manusia tidak menghargai dakwahnya maka para jin, nabi dan rasul telah dikumpulkan untuk Rasullullah. Bahkan, Nabi Muhammad tampil sebagai imam,” tuturnya.

Peristiwa Isra Mikraj, lanjut Ali Jaber merupakan perintah salat untuk Nabi Muhammad beserta seluruh umatnya. Karena itu, Syekh mengingatkan umat Islam untuk menjaga shalat. Sebab, salat sangat penting untuk kehidupan umat islam baik didunia maupun akhirat kelak.

“Lima waktu hanya sebentar saja. Coba dihitung satu kali salat sekitar 10 menit, maka total hanya diperlukan waktu 50 menit untuk melaksanakan kewajiban salat. Jadi, tidak sampai satu jam untuk melaksanakan kewajiban salat,” ujarnya.

Lebih jauh, Ali Jaber menyebut salat sebagai kunci kebahagiaan dunia akhirat. Makanya dia menyerukan agar para orang tua senantiasa membekali anak-anaknya dengan ilmu agama. Agar, generasi muda mendatang selalu menegakkan shalat lima waktu.

“Kalau ingin anak selamat, maka utamakan salat. Kalau peduli dengan kebahagiaan anak maka bukan hanya dibekali ilmu pendidikan sekolah saja, tapi utamakan agama nya. Dengan ilmu agama, anak tidak hanya selamat di dunia tetap juga bebas dari neraka jahanam,” tegasnya.

Di pengujung ceramah, Syekh mendoakan agar Kabupaten Mempawah senantiasa diberikan keamanan, kedamaian dan kesejahteraan. Dia berharap suapaya Kabupaten Mempawah tetap harmonis dan jauh dari bala serta musibah.

“Hati-hati, banyak orang yang punya kepentingan untuk menghancurkan keamanan dan kenyamanan lingkungan kita. Umat islam harus selalu bersatu jangan sampai terpecah belah,” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Mempawah, Ria Norsan mengaku bersyukur bisa menghadirkan Syekh Ali Jaber dalam momentum perayaan Isra Mikraj. Dirinya berharap momentum Isra Mikraj semakin meningkatkan keimanan dan ketaqwaan masyarakat Islam di Kabupaten Mempawah.

“Alhamdulillah kita telah mendatangkan ulama dari Madinah. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini kita dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Termasuk juga menyempurnakan akhlak, sebagaimana tujuan diutusnya Nabi Muhammad oleh Allah Taala. Yang terpenting, jemaah dapat mengambil intisari dari ceramah Syekh Ali dan mengamalkannya,” harap Norsan dalam sambutan singkatnya.

Kunjungan Syekh Ali Jaber ke Kalbar sendiri diagendakan melaksanakan dakwah di Kota Pontianak. Namun, dai yang kerap wara wiri di televisi nasional itu meluangkan waktu untuk berkunjung ke Bumi Galaherang Mempawah dalam rangka peringatan Isra Mikraj Nabi tahun 1437 H/2016 M. (*)

Berita Terkait