Mengaku Cinta, AL Setubuhi Pacar hingga Hamil

Mengaku Cinta, AL Setubuhi Pacar hingga Hamil

  Kamis, 30 June 2016 10:19
DIPERIKSA: Tersangka kejahatan seksual sedang diperiksa di ruang penyidik unit PPA Polresta Pontianak, Rabu (29/6). MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Seorang gadis berusia 15 tahun menjadi korban kejahatan seksual. Korban dicabuli dan disetubuhi hingga hamil empat bulan. Perbuatan itu pun akhirnya dilaporkan orangtua korban ke Mapolresta Pontianak, pada 10 Juni lalu.

***

BERDASARKAN laporan yang dibuat orangtua korban, polisi pun melakukan penyidikan dengan meminta keterangan korban dan saksi. Hingga akhirnya pada, 22 Juni lalu, pelaku persetubuhan itu ditangkap di Sungai Brembang, Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya.

Tersangka, AL mengaku telah menjalani hubungan dengan korban sejak Januari 2016. Ia mengenal korban dari pesan singkat telepon. "Dari kenalan itu saya pun bertemu korban. Ia datang ke tempat saya kerja," kata tersangka, Rabu (29/6) di Polresta Pontianak.

Hubungan teman itu pun, lanjut dia, berlanjut, menjadi pacaran. Tidak lama kemudian korban menginap di rumahnya lantaran keesokan harinya akan diantar pulang olehnya ke luar Kota Pontianak. 

Pemuda 20 tahun itu, mengaku tidak tahu jika korban saat itu telah hamil empat bulan. "Bukan saya yang hamili. Mana tahu kalau dia sekarang hamil," dalihnya.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Andi Yul Lapawesean membenarkan telah menangkap tersangka persetubuhan terhadap anak perempuan berusia 15 tahun. "Orangtua korban yang membuat laporan, mereka baru mengetahui apa yang dialami anaknya setelah si anak hamil dengan usia kandungan empat bulan," kata Andi.

Dari laporan tersebut, lanjut Andi, dilakukan serangkaian penyidikan hingga pada 22 Juni tersangka berhasil ditangkap di rumahnya di Desa Sui Berembang, Sungai Kakap, Kubu Raya. 

"Dari keterangan korban, saat korban terbangun tersangka sudah berada di atas tubuh korban. Kemudian tersangka menyetubuhi korban," ungkap, Andi Yul.

Andi menuturkan dari hasil berita acara tersangka tidak mengakui perbuatannya telah menyetubuhi korban tetapi tersangka mengakui hanya mencabuli korban. Andi Yul menegaskan sesuai dengan perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 81 UU 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara minimal lima tahun maksimal 15 tahun. (adg)

Berita Terkait