Mendadak Jakarta Siaga Satu, Terkait 4 November

Mendadak Jakarta Siaga Satu, Terkait 4 November

  Minggu, 30 Oktober 2016 10:04

Berita Terkait

JAKARTA — Korps Brimob Mabes Polri secara mendadak menetapkan status siaga satu untuk seluruh Indonesia.

Surat bernomor B/ND-35/X2016/Korbrimob antara lain menyebutkan dalam rangka antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, maka dinyatakan siaga satu untuk seluruh Indonesia.

Kemungkinan besar status siaga satu itu berhubungan dengan rencana demo besar 4 November dikombinasi dengan makin dekatnya dengan masa pilkada.

Kadivhumas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar membenarkan memang ada penetapan status siaga satu.

Namun, status tersebut berlaku internal untuk Korps Brimob. ”Itu Internal saja,” tegasnya.

Menurutnya, penetapan status tersebut tidak perlu dikhawatirkan dan dibuat menghebohkan.

Penetapan status siaga itu merupakan hal yang biasa saja. ”Ini biasa kok,” terang mantan Kapolda Banten tersebut.

Apakah penetapan status siaga satu ini akibat rencana demo massa gabungan ormas Islam pada 4 November?

Dia tidak menjawabnya dengan jelas. Menurutnya, penetapan status siaga satu itu merupakan bagian dari pengamanan kegiatan masyarakat. ”Tugas sjaa itu kok,” jelasnya.

Sementara Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Mabes Polri Brigjen Agus Rianto mengatakan bahwa siaga satu itu ditetapkan agar memudahkan dalam kesiapan personil Brimob.

”Kalau sewaktu-waktu diperlukan saja,” ujarnya.

Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir terkait adanya penetapan status tersebut.

Justru, masyarakat harusnya merasa lebih aman, karena personel siap untuk melakukan pengamanan. ”Ya, jangan khawatirlah,” ungkapnya.

Bagian lain, Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Andrea H Poeloengan menjelaskan bahwa penetapan status siaga satu ini tentu dilakukan berdasarkan jenis dan skala ancaman yang terjadi.

”Sekaligus sebagai antisipasi kemungkinan sesuatu gangguan keamanan terjadi,” terangnya.

Soal apa ancaman yang akan terjadi, dia mengatakan bahwa semua itu tentunya hanya diketahui kepolisian.

Namun, sebenarnya justru penetapan status siaga satu ini harus diapresiasi dan didukung. ”Jadinya lebih siap menghadapi apapun kan,” ungkapnya. (idr/jpnn)

 

Berita Terkait