Menanti Baliknya Kebuasan Pac-Man

Menanti Baliknya Kebuasan Pac-Man

  Sabtu, 9 April 2016 10:51
Manny Pacquiao

Berita Terkait

LAS VEGAS-Setelah sebelas bulan dalam masa hiatus atau vacum tanpa aktivitas tinju pasca kekalahan atas Floyd Mayweather, Manny Pacquiao besok pagi WIB (Live TV One 08.00 WIB) kembali tampil di atas ring. Bukan pertarungan biasa, karena laga ini berjudul pertarungan pamungkas petinju Filipina tersebut setelah 21 tahun berkarier di pentas tinju dunia.

Bertempat di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Pac-Man julukan Pacquiao bakal adu pukul kontra petinju Amerika Serikat (AS)  Timothy Bradley. Ini akan menjadi pertemuan kali ketiga keduanya. Di dua pertemuan sebelumnya, baik Bradley maupun Pacquiao saling berbagi kemenangan angka.

Istirahat panjang hampir setahun disebut Pac-Man membuatnya begitu rindu kembali naik ring. Di sebelas bulan istirahatnya itu, petinju 37 tahun tersebut harus istirahat total pasca menjalani operasi akibat cedera bahu kanan.

“Aku masih memilikinya (killer instinct),” ucap Pac-Man dilansir AFP. “Saat memulai persiapan pertarungan ini aku merasa fresh dan begitu lapar. Rasanya seperti baru memulai karier di tinju,” tambahnya.

Ungkapan itu dibenarkan sang pelatih Freddie Roach. Sejak datang ke Wild Card Gym, Los Angeles pada awal Maret untuk memulai training camp, Roach melihat Pacquiao begitu berapi-api. Pacquiao dia sebut begitu buas, melahap latihan tanpa kompromi. Itu mengingatkan Roach pada tahun keemasan Pacquiao pada 2011. ”Hal tersulit yang harus aku lakukan adalah membuatnya menenangkan diri,” ucap Roach.

Meski telah berusia 37 tahun, Roach meyakini anak asuhnya itu masih punya speed mumpuni meladeni Bradley. Bradley sendiri punya usia lima tahun lebih muda (32 tahun). Kedua petinju dikenal punya tipikal sama yakni mengandalkan kecepatan dan agresif di atas ring.

Laga ini bakal menjadi duel ke-66 Pacquiao sepanjang karier. Sejauh ini, dia punya rekor 57 menang (38 KO), 6 kalah, dan 2 seri. Kedua petinju memperebutkan sabuk lowong juara dunia WBO Internasional kelas Welter.

“Sangat penting meraih kemenangan kali ini. Ini untuk negara dan seluruh masyarakat Filipina,” ucap Pacquiao. Selepas mengakhiri pertarungan Minggu besok, Pacquiao bakal melepas sarung tinjunya untuk selama-lamanya. Dia akan berfokus mengikuti pemilu senat Filipina yang diadakan pada 9 Mei mendatang.

Bradley sendiri sadar dirinya tidak diunggulkan pada pertarungan ini. Namun, dengan bimbingan pelatih baru Teddy Atlas, dia punya optimisme lebih besar. Di pertarungan pertamanya di bawah bimbingan Atlas, Bradley langsung menang KO atas Brandon Rios pada 7 November lalu. Kali terakhir Bradley menang KO adalah pada 2011 silam saat bertarung kontra petinju Kuba Joel Casamayor dan masih dilatih oleh Joel Diaz.

Kini Bradley punya rekor pertandingan 33 menang (13 KO), sekali kalah, dan sekali seri. Dia mengaku mempelajari dengan detil video rekaman pertarungan Pacquiao saat dikalahkan Mayweather 3 Mei lalu. Atlas pun yakin petinjunya bisa menyulitkan Pac-Man.

“Dia (Pacquiao) akan terus memburu kepalaku. Namun, beberapa hal penting telah aku pelajari dari video pertandingannya. Dia punya kombinasi kecepatan dan power yang luar biasa,” ucap Bradley dalam konfrensi pers. (irr)

Berita Terkait