Menangkal Gayus Baru

Menangkal Gayus Baru

  Jumat, 5 Agustus 2016 09:30
SOSIALISASI: sosialisasi Tax Amnesty wilayah Singbebas yang dipusatkan di kota Singkawang. HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINGKAWANG—Lebih 250 orang warga kota Singkawang, Sambas dan Bengkayang dari berbagai kalangan, mulai dari pengusaha, profesional, perbankan, kepolisian, kejaksaan, hingga pejabat daerah mengikuti sosialisasi program Amnesti Pajak melalui UU Nomor 11 Tahun 2016 tentang Amnesti Pajak di hotel Dangau Singkawang Rabu (3/8).

Walikota Singkawang, H. Abdul Muthalib mengatakan berbagai keuntungan akan didapat mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty.

“Yang jelas ikut program ini turut serta meningkatan pendapatan negara dalam rangka membiayai pembangunan kita termasuk di kota Singkawang dan sekitarnya,” jelasnya.

Makanya, Wakil Walikota mengajak segenap lapisan masyarakat ikut serta dalam program pemerintah ini. Ia juga menekankan bahwa dengan masuknya warga ke program ini tentu akan mencegah cikal bakal terciptanya “Gayus-Gayus Baru” yang merugikan warga dan negara.

“Kita tidak ingin itu terjadi makanya sudah sepantasnya sebagai warga negara turut aktif mendukung program tax Amnesty ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Singkawang melalui Kepala Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan, Wilpy mengatakan program Amnesti Pajak bertujuan untuk mengajak seluruh warga negara turut serta dalam pembangunan sekaligus meningkatkan pemerimaan pajak. Diharapkan dana masyarakat yang tersimpan di luar negeri dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi peningkatan infrastruktur, likuiditas sistem keuangan, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih baik melalui dana repatriasi. Dan masyarakat juga diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mengungkapkan harta yang belum dilaporkan di SPT Tahunan PPh, dengan membayar uang tebusan dengan tarif yang sangat bersahabat.

Sudah kita ketahui, tidak tanggung-tanggung, Presiden Joko Widodo pada 16 Juli 2016, turun langsung melakukan sosialisasi di hadapan 2.700 pengusaha Jawa Timur. Dan pada tanggal 1 Agustus 2016 bertempat di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Joko Widodo didampingi Sri Mulyani, Menteri Keuangan, mengkampanyekan program pengampunan pajak atau tax amnesty kepada 10.000 orang.

Adanya kegiatan diatas, tambah dia, semakin mendorong seluruh petugas KPP Pratama Singkawang untuk lebih gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khsususnya kepada warga Kota Singkawang, Sambas dan Bengkayang dan siap melayani wajib pajak yang akan bergabung dalam program pengampunan pajak ini.

Direktorat Jenderal Pajak diberikan mandat langsung oleh Presiden untuk menyukseskan program Amnesti Pajak, melalui sosialisasi langsung di kota Singkawang, kata Wilpy, diharapkan masyarakat memperoleh informasi yang lengkap, sehingga masyarakat tidak perlu ragu lagi untuk memanfaatkan fasilitas pengampunan pajak yang belum tentu terulang lagi, sesuai dengan arahan Presiden dan Menteri Keuangan. “Mari kita manfaatkan Pengampunan Pajak ini sebagai wujud cinta tanah air dan berperan dalam pembangunan,” ajaknya. (har)

Berita Terkait