Menang Angka

Menang Angka

  Sabtu, 6 February 2016 09:23
Daud. Foto Jawapos

Berita Terkait

JAKARTA-- Petinju Indonesia Daud Yordan berhasil mempertahankan gelar juara kelas ringan versi WBO Asia Pasific dan Afrika. Dia menang angka atas Yoshitaka Kato di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat, 5 Februari. Petinju yang dilatih Craig Christian selama 1,5 bulan terakhir di Bali itu dinyatakan menang angka mutlak. Hanya saja pertarungan memang tidak diselesaikan namun dihentikan pada ronde 9.

Penghentian pertarungan di ronde tersebut disebabkan terlukanya pelipis sebelah kiri Daud Yordan akibat benturan kepala dengan Yoshitaka Kato. Akhirnya keputusan pemenang ditentukan dengan menghitung suara dari ketiga juri. Daud Yordan pun dinyatakan menang dengan techincal unanimous decision, kalau ia memperoleh 3 kemenangan dari ketiga juri. Dari penghitungan ketiga juri di ronde 9 itu, Daud mengumpulkan angka, 88-84, 97-84, 88-83.

Sebenarnya sampai ronde ke 9 keduanya memiliki endurance yang masih baik. Keduanya sejak awal tidak nampak kendor melontarkan pukulan. Hanya saja, pertarungan jarak dekat yang dilakukan keduanya, membuat insiden benturan kepala itu terjadi dan membuat wasit menghentikan jalannya pertandingan.

Dari atas ring tinju yang disiarkan langsung oleh RCTI itu, Daud Yordan menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut, karena sabuk juara berada di tangan Indonesia. Mengenai penghentian pertandingan itu, Daud menyebutkan bahwa benturan kepala tersebut sudah diperkirakan dan dirasakannya sejak awal. Padahal menurut Daud, dia meyakini dapat memenangkan pertarungan itu diakhir-akhir ronde.

Sedangkan defense dan inisiatif serangan yang dilakukan oleh Yoshitaka cukup menyulitkan Daud. Dia bukan petinju yang cepat ditaklukan, dan berani meladeni jarak rapat yang kemudian menyebabkan insiden benturan terjadi. Di laga itu sendiri, variasi pukulan dari Daud juga hidup. Detail pukulan dan aspek teknis lebih dikedepankan Craig demi memaksimalkan potensi Cino yang bergaya ortodok.  Sementara itu promotor Raja Sapta Oktohari berharap dari laga tersebut Daud dapat menapaki jenjang yang paling tinggi yaitu juara dunia. “Ini membuktikan tinju Indonesia masih memberikan harapan. Kami percaya setelah hari ini akan lebih banyak lagi petunju dan promotor Indonesia yang akan muncul,” katanya. (bas)

Berita Terkait