Mempawah Tancap Gas Siapkan Atlet ke PON

Mempawah Tancap Gas Siapkan Atlet ke PON

  Selasa, 9 February 2016 09:24
ANGGAR : Verdiana Rihandini (Jilbab) dan Mery Ananda (Baju Biru) yang menjadi andalan cabor Anggar Kalbar di PON XIX Jawa Barat September mendatang.

Berita Terkait

PONTIANAK—Dimotori oleh atlet anggar senior putri Kalimantan Barat Verdiana Rihandini, sebanyak delapan atlet Kabupaten Mempawah dan satu atlet asal Kabupaten Sambas mulai melakukan latihan secara intensif di Pusdiklat Anggar Mempawah. Latihan guna menghadapi PO XIX Jawa Barat tersebut telah dilakukan sejak dua pekan lalu, dengan dibimbing oleh Sunardi selaku pelatih anggar Kalimantan Barat.

Hal itu diungkapkan oleh wakil Ketua Umum Pengurus Cabang IKASI Kabupaten Mempawah Syaiful SIP Bahri via telpon kepada Pontianak Post kemarin.Menurutnya, kendati hanya sebatas kabupaten, namun Mempawah punya beban besar memikul tanggung jawab untuk membawa cabor anggar Kalbar bisa meraih hasil terbaik di PON XIX nanti. Sebagaimana PON XVIII lalu di Riau, di PON XIX Jabar ini beban IKASI Kabupaten Mempawah justru lebih berat. Sebab, menurutnya, peta kekuatan anggar sudah semakin merata, antara seluruh daerah. “Namun kami tetap optimis dengan target yang dibebankan yakni dua emas PON,” ungkap dia.

Menurut Syaiful, anggar Kalbar seharusnya tidak bisa main-main menghadapi PON nanti. Sesuai intruksi Ketua Umum KONI Kalbar Sy Machmud Alkadrie dimana seluruh cabor sudah harus melaksanakan TC secara mandiri, sudah harus dilakukan sejak sekarang. Jika hanya mengandalkan persiapan PON yang hanya tiga bulan, dirinya merasa jangan untuk meraih emas, meraih perunggupun akan sangat sulit. Sebab, seluruh daerah di luar sana semuanya sudah berlomba-lomba mempersiapkan diri. “Kami ini TC menggunakan dengan dana swadaya, seharusnya yang lain juga demikian. Jika hanya menunggu dana dari KONI semuanya akan telat dan terlambat,” ungkap dia.

Kegiatan pelatihan yang dilakukan Pusdiklat Anggar Mempawah terhadap delapan atlet Mempawah dan satu atlet asal Sambas dikemas dalam pemusatan latihan secara swadaya mandiri dan terstruktur. Mulai dari teori, praktek hingga sparing partner. Bahkan Pusdiklat Anggar Mempawah rencana memboyong beberapa atlet luar, seperti Malaysia untuk ikut dalam sparing partner. “Latihan tanpa ada sparing akan sangat sulit bagi sang atlet dalam mengukur kemampuan. Karena itu, sparing sangat dibutuhkan bagi rangkaian TC yang kami laksanakan hingga tujuh bulan kedepan ini,” ungkap dia.

Sementara Sunardi, selaku pelatih anggar Kabupaten Mempawah tak menampik bahwa hanya beberapa nomor yang menjadi andalan Kalbar di PON nanti. Namun, dirinya tetap meyakini Verdiana masih mampu merebut emas. Raihan perak di Pra PON kemarin menjadi motivasi bagi Verdiana untuk berusaha lebih baik di PON nanti. “Verdiana masih optimis dengan targetnya. Dia akan berusaha semaksimal mungkin. Kemudian ada beberapa nomor yang masih menjadi andalan kita di beregu floret putri, kemudian sabel dan degen putra,” ungkap Sunardi.

Sunardi juga meminta doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Mempawah dan terutama masyarakat Kalimantan Barat, agar anggar Kalbar kembali bisa berjaya di pentas PON nanti. Dirinya ingin mencetak sejarah dengan empat kali secara beruntun memberikan medali emas bagi daerah ini. “Di tiga PON kami sudah buat sejarah, kami ingin di PON XIX Jawa Barat, Verdiana dkk kembali bisa mengukir prestasi tertinggi. Mohon doa restu bagi perjuangan kami nanti,” pintanya. (bdi)

Berita Terkait