Mempawah Mangrove Park Diresmikan

Mempawah Mangrove Park Diresmikan

  Selasa, 23 Agustus 2016 09:24
teks : Para pengunjung mengabadikan momen kunjungannya di MMP

Berita Terkait

MEMPAWAH- Hari ini, Selasa (23/8) Mempawah Mangrove Park (MMP) rencananya akan diresmikan oleh Bupati, H Ria Norsan, ditandai dengan pemotongan pita dan pelepasan burung. Peresmian juga dihadiri oleh Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara dan Kepala Kantor Perwakilan BI Kalimantan Barat, Dwi Suslamanto.

 
Pembangunan MMP yang digagas oleh Mempawah Mangrove Conservation (MMC) itu telah berlangsung sejak akhir April lalu. Melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), MMC berhasil menggarap lahan dipinggir Pantai Desa Pasir untuk disulap menjadi wisata alam berbasis hutan mangrove.

Para pengunjung pun dapat menikmati sejumlah fasilitas yang telah dibangun. Seperti, rumah mangrove yang menyediakan beragam informasi seputar mangrove, track sepanjang 300 meter, toilet, permainan anak dan delapan unit kano yang dapat digunakan pengunjung menyusuri pinggiran pantai hutan mangrove.

MMP yang mengusung tema wisata alam berbasis hutan mangrove itu, tidak hanya menyuguhkan pemandangan alam dan kesegaran udara ditengah rimbunan hutan mangrove saja. Lebih dari itu, pengunjung dapat mengakses informasi seputar tanaman mangrove. Termasuk upaya konservasi tanaman mangrove yang telah dilakukan MMC sejak beberapa tahun silam.

Track yang dibuat dari kayu dan bambu menjadi sarana bagi pengunjung untuk menyusuri kawasan hutan mangrove. Bahkan, pada bagian ujung pantai telah dibangun steigher mini untuk para pengunjung menikmati keindahan Pulau Penibung dan sunset di sore hari.

 “Kami ingin menyuguhkan tempat wisata alam yang tidak hanya bisa dinikmati, tetapi memberikan edukasi bagi pengunjung. Sehingga, pengunjung tidak hanya datang untuk selfi melainkan juga mendapatkan ilmu khususnya tentang konservasi mangrove,” tutur Ketua MMC, Raja Fajar Azansyah kepada Pontianak Post, Senin (22/8) di Mempawah.

Setelah diresmikan, Fajar mengaku pihaknya aka terus melakukan pengembangan kawasan maupun fasilitas lainnya. Agar, keberadaan MMP semakin memberikan manfaat dan menjadi inspirasi bagi semua pengunjung untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungannya masing-masing.

 “Alhamdulillah, Pak Bupati pun telah mengutarakan konsep pengembangannya dimasa mendatang. Kami berharap konsep tersebut dapat direalisasikan melalui kolaborasi antar instansi terkait. Sehingga MMP akan semakin berkembang dimasa mendatang,” harapnya.

Tak lupa Fajar pun mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada MMC hingga bisa mewujudkan pembangunan MMP. Mulai dari pemerintah daerah, masyarakat, ormas hingga Pokdarwis Mangrove yang baru saja dibentuk beberapa waktu lalu.

 “Khususnya kepada BI Kalimantan Barat yang telah menyalurkan program bantuan hingga MMP bisa diwujudkan. Mudah-mudahan kerjasama tersebut dapat terus terjalin dan ditingkatkan lagi dimasa mendatang,” ujarnya.

Terakhir, Fajar pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat MMP agar dapat terus dikembangkan sebagai wisata alam berbasis hutan mangrove. Sehingga, keberadaan MMP akan mejadi icon wisata baru di Kabupaten Mempawah.

 “MMP ini milik semua masyarakat. Makanya, kami mengharapkan dukungan dan kebersamaan masyarakat untuk selalu menjaga dan merawatnya,” tukas Fajar.

Selain Bupati dan pejabat BI, acara peresmian akan dihadiri sejumlah pejabat SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah, tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. (wah)

Berita Terkait