Mempawah Darurat Narkotika , Polres Gagas Deklarasi Antik

Mempawah Darurat Narkotika , Polres Gagas Deklarasi Antik

  Sabtu, 20 February 2016 11:21
LEPAS KONVOI: Wakil Bupati, Gusti Ramlana beserta pejabat lainnya melepas konvoi kendaraan peserta deklarasi gerakan anti narkotika.WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH- Perkembangan jaringan narkotika yang semakin mengkhawatirkan, membuat Polres Mempawah menggagas Gerakan Masyarakat Mempawah Anti Narkotika (Antik). Deklarasi Antik ditandai dengan apel besar yang dipimpin Kapolres Mempawah, AKBP Suharjimantoro, S.Ik, Jumat (19/2) pukul 16.00 sore di Halaman Kantor Bupati Mempawah.

Apel besar deklarasi Antik diikuti ratusan peserta yang berasal dari sejumlah element masyarakat Mempawah. Mulai dari para siswa, pramuka, komunitas sepeda motor hingga organisasi masyarakat di Kabupaten Mempawah.Dalam deklarasinya, element masyarakat yang diwikili, Hamzah membacakan sejumlah poin-poin penting dalam aksi Gerakan Masyarakat Mempawah Anti Narkotika. Usai membacakan deklrasinya, secara simbolis Kapolres, AKBP Suharjimantoro menyematkan pin Antik.

“Terimakasih kepada semua element masyarakat dan komunitas yang hadir dalam kesempatan ini. Kita semua memiliki satu tujuan besar yakni menggelorakan Gerakan Masyarakat Mempawah Anti Narkotika. Semoga apa yang dilaksanakan ini mendapatkan ridho dari Allah SWT,” ucap Kapolres dalam amanatnya.Kapolres mengungkapkan, perkembangan jaringan narkotika diwilayah hukumnya tampak semakin mengkhawatirkan. Sebab, pihaknya mendapatkan penggunaan barang haram itu semakin berkembang dan menyasar disegala sektor kehidupan masyarakat.

“Sehebat apapun kinerja Polisi dan BNN dalam melakukan penindakan, ternyata masih banyak pula orang yang mengkonsumsi narkoba. Kita sudah menindak penjahat narkoba dengan hukuman maksimal, faktanya tidak membuat kapok. Berbagia cara sudah dilakukan tetapi hasilnya belum maksimal,” akunya.Bahkan, ungkap Kapolres, dalam waktu 14 hari ini pihaknya berhasil  mengungkap enam kasus narkotika. Hal itu membuktikan kalau keberadaan jaringan narkotika masih ada di Mempawah.

“Narkotika bukan hanya menjadi permasalahan ditingkat daerah melainkan nasional. Sebagaimana intruksi Kapolda Kalbar, maka kami dituntut menggiatkan langkah-langkah preemtif dan preventif dalam penanganan jaringan narkotika di masyarakat,” ujarnya.Melalui gerakan ini, Kapolres mengaku optimis mampu melawan peredaran gelap narkoba dilingkungan masyarakat Kabupaten Mempawah. Karenanya, dia mengajak seluruh element untuk bersatu padu menggelorakan gerakan anti narkotika dilingkungannya masing-masing.

“Para pecandu narkoba menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan uang. Agar bisa mengkonsumsi narkoba. Makanya bagi yang belum pernah mencicipi narkoba, jangan sekali-kali mencoba. Sedangkan bagi yang sudah pernah, segera tinggalkan,” pesannya.Ditempat yang sama, Wakil Bupati, Gusti Ramlana menilai narkotika sangat berbahaya bagi kehidupan manusia. Pemerintah daerah memiliki tekad dan komitmen yang kuat untuk memberantas jaringan narkotika dilingkungan masyaakatnya.

“Kami berharap masyarakat Mempawah bebas narkoba. Dalam berbagai kesempatan, kami selalu mengkampanyekan gerakan anti narkotika. Makanya, kita berharap seluruh element masyarakat dapat berpartisipasi aktif memerangi narkoba dilingkungannya masing-masing,” seru Ramlana.Salah satu peserta deklarasi, Rudi mengapresiasi gerakan anti narkotika yang dilaksanakan Polres Mempawah. Dirinya menilai  peredaran jaringan narkotika di Kabupaten Mempawah perlu mendapatkan penanganan yang lebih ekstra. Sebab, narkotika sudah menyasar diseluruh kalangan terutama generasi muda.

“Sangat mendukung gerakan seperti ini. Mengingat narkotika itu musuh bersama semua kalangan masyarakat. Apalagi kita sebagai orang tua sangat khawatir jika anak-anak terjerumus dalam peredaran narkotika,” singkatnya.Usai mendeklarasikan gerakan anti narkotika, para peserta berkesempatan melakukan foto bersama Kapolres Mempawah, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kepala BNN Mempawah dan Fokopimda Kabupaten Mempawah. Selanjutnya, ratusan peserta dengan menggunakan kendaraan roda dua menggelar konvoi kendaraan dengan rute mengelilingi Kota Mempawah dan Sungai Pinyuh.(wah)

Berita Terkait