Memoar Dr OZ Indonesia: Sosok yang Gigih Dalam Karier

Memoar Dr OZ Indonesia: Sosok yang Gigih Dalam Karier

  Sabtu, 5 Agustus 2017 11:49

Berita Terkait

Berpulangnya Ryan Thamrin sangat mengejutkan publik pada Jumat (4/8) dini hari. Terutama para pencinta acara Dokter OZ Indonesia yang selama ini tayang di salah satu televisi nasional.

---------

DI MATA keluarga, pemilik nama lengkap Hesta Meiriansyah Thamrin (39) itu dikenal sebagai sosok yang mandiri dan gigih dalam berkarier.

Ryan meninggal di rumah abang kandungnya di Jalan Kesadaran Gang Kesabaran Kelurahan Tangkerang Labuai Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.

Doni Afrialdi, sepupu kandung almarhum yang juga merupakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Riau menuturkan, Ryan Thamrin bagi keluarga adalah sosok pemuda cerdas dan rajin membaca.

"Almarhum adalah orang yang sangat cerdas dan gigih dalam berkarier, untuk biaya pendidikannya dia tidak pernah meminta kepada keluarganya," kata Doni kepada Riau Pos (Jawa Pos Group).

Senada dengan itu, Hesta Asfirdiansyah Thamrin, abang kandung Dr OZ Indonesia bercerita, sosok almarhum adalah orang yang sangat peduli dan sayang kepada keluarga terutama kepada ibunya dan keponakannya.

Sebelum berkarier riwayat perjalanan Dr Oz Ryan Thamrin semasa kecilnya menuntut ilmu pengetahuan di SD 006 Tanjung Pinang hingga melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP 4 Negeri Tanjung Pinang serta SMA 2 Negeri Tanjung Pinang kepulan Riau.

"Semasa kecilnya almarhum selalu mendapatkan rengking terbaik kadang juara 1 kadang juara 2. Setelah masuk SMA dia selalu juara umum," ungkap Hesta Asfirdiansyah Thamrin.

Dengan kecerdasan yang dimiliki putra daerah Kepulauan Riau itu, setelah menyelesaikan pendidikan sekolah menengah atas di kampung halamannya almarhum mendapat beasiswa undangan di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Saat kuliah almarhum tidak pernah membebani kami, untuk memenuhi kebutuhan dan pendidikannya sambil kuliah dia selalu ikut lomba model di sejumlah majalah dan juara," kata Hesta Asfirdiansyah Thamrin.

Melakoni profesi sebagai dokter, Ryan Thamrin memulainya dari nol. Semenjak menamatkan studi dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Madah (UGM) Jogjakarta, dia sudah malang melintang di sejumlah rumah sakit hingga akhirnya dikenal sebagai pemandu acara Dr OZ Indonesia yang tayang di salah satu stasiun televisi swasta nasional.

Salah satu rumah sakit tempat dia berpraktik yakni di RS kawasan Cibubur. Lalu mengisi acara di Stasiun Trans TV, Stasiun LA Tv Jakarta, serta menjadi pembicara di sejumlah seminar-seminar.

"Almarhum adalah sosok paling hebat di keluarga kami. Dia paling sayang keponakan. Apalagi ibunya," kata Ferdi Thamrin, kakak Ryan Thamrin seperti dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group).

Ferdi Thamrin bercerita, dulu ketika pertama kali tampildi stasiun televisi nasional, almarhum tidak pernah cerita kepada keluarga. Apalagi kepada orang tua. "Ya, kalau dia tampil diam-diam aja. Tidak pernah publikasi dan menelpon saat ada acara," imbuh Ferdi.

Sementara itu, Atik Suhada (57) tante almarhum dan Mia Tamrin (ibu kandung Dr OZ Indonesia) mengaku selama ini tidak pernah memiliki firasat bahwa buah hatinya akan pergi secepat ini.

"Tidak ada perubahan, tidak ada pesan. Padahal dia mau ke Jogja bersama para keponakannya kemarin, karena dia bercita-cita mau membelikan rumah untuk tempat para ponakannya yang akan kuliah pada tahun ini," sambung Atik Suhada.

Yang sangat tak terlupakan bagi keluarga almarhum adalah tidak perhitungan dalam hal materi. "Yang tidak bisa kami lupakan, selain dia ganteng dia baik royalitas dengan keluarga, sayang keluarga dan para ponakannya," kata Atik Suhada.

 Almarhum dr Ryan Thamrin yang dikenal lewat program acara Dr OZ Indonesia memang sudah mengurangi kegiatannya di luar rumah. Hal itu untuk berupaya memulihkan penyakitnya.

Sejak Ramadan lalu, dia memilih untuk menetap di rumah abang dan kakak kandungnya di Kota Pekanbaru. Tepatnya di Kecamatan Tampan dan Daerah Bukit Raya.

Atik Suhada (57), tante almarhum, menegaskan, bahwa almarhum meninggal bukan karena terjatuh di kamar mandi.

"Jangan membuat isu. Itu semuanya tidak benar. Tapi di media sosial itu yang diterbitkan. Memang almarhum pernah terpleset satu minggu lalu dan itu di dekat ibu kami. Kalau di kepala alamarhum sebelah belakang memang ada sedikit benjolan, tapi penyakit yang diderita adik kami adalah maag akut," ujar Atik seperti dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group).

Dikatakannya, selama ini tidak pernah memiliki firasat bahwa Ryan Thamrin akan pergi secepat ini. "Tidak ada perubahan, tidak ada pesan. Padahal dia mau ke Jogja bersama para keponakannya kemarin, karena dia bercita-cita mau membelikan rumah untuk tempat para ponakannya yang akan kuliah pada tahun ini," sambung Atik Suhada.

Ferdi Thamrin, kakak Ryan Thamri bercerita, dulu ketika pertama kali tampil di stasiun televisi nasional, almarhum tidak pernah cerita kepada keluarga. Apalagi kepada orang tua. "Ya, kalau dia tampil diam-diam aja. Tidak pernah publikasi dan menelpon saat ada acara," imbuh Ferdi.(iil/jpg/JPC)

Berita Terkait