Membuka Gerobak Usaha di Mall

Membuka Gerobak Usaha di Mall

  Kamis, 5 November 2015 08:57
LIHAT MAINAN : Seorang bocah sedang melihat mainan yang dijual di The Characters, salah satu gerobak jualan di dalam Ayani Mega Mall. Anak-anak menjadi salah satu target pasar yang laris dibidik oleh pelaku usaha. MEIDY KHADAFI/PONTIANAKPOST

Menjalankan usaha bisa dilakukan di banyak tempat. Mulai dari pasar tradisional, hingga pusat perbelanjaan modern, seperti di mal. Ramainya pengunjung yang datang menjadi target pasar yang menguntungkan. Tak harus membuka toko yang besar, Anda bisa menyewa salah satu lokasi di mal untuk membuka stan disana. Oleh : Marsita Riandini

Memulai usaha di mal memang satu peluang yang menjanjikan. Setiap harinya pengunjung yang datang ke mal sangat ramai, terutama di hari-hari libur. Apalagi produk yang dijual memiliki daya tarik untuk dibeli. Ada beragam jenis barang yang bisa Anda jual. Tetapi sebelum memutuskan untuk membuka usaha di mal, ada baiknya Anda harus mengecek pasar terlebih dahulu. Artinya apakah produk yang Anda jual sama dengan produk yang sudah tersedia di mal tersebut.

Di Pontianak, ada dua mal yang bisa Anda pilih, yakni A. Yani Mega Mall dan Matahari Mall. Setiap harinya, kedua pusat perbelanjaan ini selalu ramai dikunjungi masyarakat. Entah itu untuk menikmati sajian kuliner yang ada disana, ataupun untuk membeli sejumlah produk dan jasa yang ditawarkan.

Makanan menjadi salah satu produk yang ramai dijual menggunakan gerobak. Tentu saja kemasan gerobak ini didesain cukup unik. Bukan hanya gerobak biasa, tapi dimodifikasi sedemikian rupa sehingga menarik pembeli untuk datang. Tak hanya gerobaknya saja, desain kemasan juga memiliki nilai jual yang baik. Di A Yani Mega Mall misalnya, terdapat banyak stan kecil yang menjual aneka produk makanan.  Salah satunya Jolly Time Popcorn.

Sembari menunggu pembeli, Sulastri (21 th) karyawan di Jolly Time Popcorn ini berbincang dengan Probiss. Dia mengatakan setiap harinya penjualan tidak stabil, sehingga pendapatannya pun bervariasi. Namun jelang hari libur, penjualan bisa meningkat. Sebagai produk makanan, segmen pasar yang dilirik adalah anak-anak. Apalagi stan ini berada di dekat arena bermain yang memang didominasi anak-anak. “Paling ramai pembeli anak-anak. Umumnya lebih menyukai rasa keju,” jelasnya yang mengatakan bahwa kisaran harga yang ditawarkan ukuran kecil Rp 12 ribu dan yang besar Rp 26 ribu.

Menurut Sulastri, tidak perlu repot-repot menawarkan produk yang dijualnya. Pembeli yang biasanya datang sendiri dan memesan popcorn yang diinginkan. “Tidak sulit memasarkannya. Biasanya itu mereka yang langsung datang untuk membeli,” katanya.Produk lainnya yang juga dijual lewat stan adalah Yu & Co Acssesoris. Setiap harinya pengunjung yang meminati produk yang ditawarkan cukup beragam. Anda bisa memilih gelang, kalung, maupun aksesoris lainnya. Pendapatan pun juga bervariasi, mulai dari Rp 200 - 800 ribu. “Pendapatan tergantung ramai atau tidaknya pengunjung. Biasanya pendapatan semakin tinggi di hari Jumat, Sabtu dan Minggu,” ucap Rhami (18 th), karyawan.

Kejelian melihat peluang usaha juga terlihat di stan The Caracter. Menjual aneka mainan dengan karakter tertentu membuat stan ini dilirik para pengunjung. “Kalau untuk sekarang sih kita tidak ada saingan. Jadi lumayanlah peminatnya. Paling ramai itu ketika weekand dan long weekand, penjualan bisa naik hingga 100 persen,” jelas Dede, SP di The Character.

Kisaran harga yang ditawarkan cukup beragam. Mulai dari Rp 200 ribu - 900 ribu rupiah. Tergantung jenis masing-masing mainan. “Setiap harinya itu omzetnya tidak tetap, tergantung dari penjualan berapa item perharinya. Paling diminati itu mainan character, seperti minion dan lainnya, termasuk juga mobil-mobilan,” timpalnya yang mengatakan bahwa setiap harinya barang yang dijual bisa mencapai target.Keuntungan lainnya, beberapa produk yang dijual cukup susah dicari di Kota Pontianak. “Di Pontianak ini khan, kalau miniatur-miniatur itu termasuk susah dicari, nah kelebihan disini itu menyediakan miniatur yang susah dicari di tempat lain. Seperti miniature Cinderella,” pungkas dia. **