Membawa Miri ke New York Era 1920-an

Membawa Miri ke New York Era 1920-an

  Minggu, 22 May 2016 10:40
Full Band

Berita Terkait

Hujan lebat menyambut saya saat tiba di Miri. Sebuah kota kecil yang dijuluki Kota Minyak oleh rakyat Malaysia. Namun, julukan itu sudah mulai pudar beberapa tahun terakhir. Beberapa musisi kelas dunia, menjulukinya Kota Jazz.

Shando Safela, Miri, Malaysia

MIRI tak lebih besar dari Kota Pontianak tempat saya tinggal, penduduknya hanya 300 ribuan. Namun, kota ini menjadi penghasil minyak terbesar di Malaysia. Ribuan ekspetariat tinggal di kota ini. Jaraknya yang hanya 120 kilometer dari Bandar Sri Begawan, Ibukota negara sebelah, Brunei Darussalam, membuat kota ini menggeliat cepat dari sisi ekonominya. 

Bruneian (sebutan orang Miri kepada warga Brunei Darrusalam), kerap datang di akhir Minggu. Bruneian yang terkenal kaya, selalu menghabiskan dollarnya di Miri, meski hanya jalan-jalan, atau bahkan memberi keperluan sehari-hari. 

Untuk kesebelas tahunnya, Borneo Jazz kembali diadakan. Tahun 2016 ini, band yang tampil mempunyai karakter yang sangat kuat. Band yang tampil hampir mewakili seluruh benua di dunia. Ada O Sister! dari Spanyol, Manou Gallo dari Ivory Coast, Yuichiro Tokuda's dari Jepang, hingga The Rads Trads dari Amerika.

Penampilan O Sister! dari Spanyol sangat memberi kesan pada festival jazz terbesar di Borneo ini. O Sister! meracuni Miri dengan Swing era 1920-an. Penonton seperti diberi sihir, membawa atmosfir ala film Great Gatsby atau Newyork Gangster yang diperankan Leonardo Di Caprio.

Tiga vokalis utama O Sister! tampil sangat atraktif. Tak hanya memiliki vokal dengan karakter kuat, tarian mereka membuat yang hadir tak kuasa menahan diam.

Manou Gallo asal Ivory Coast yang mewakili Benua Afrika, tak kalah menarik perhatian. Empat perempuan dengan instrumen berbeda, menyita mata yang hadir. Penonton ikut mengekspresikan teriakannya, bahkan ikut menari bersama Manou Gallo.

The Rad Trads asal New York menutup konser yang digelar dua hari tersebut. Band yang sangat kental dengan nuansa Amerika ini, membawa penonton hanyut ke dalam kenangan di era koboy. Nuansa musik country bercampur dengan rock n roll, menimbulkan nuansa riuh di antara penonton. Trio pemain terompet berinteraksi langsung dengan turun ke ribuan penonton. Tak ayal, seluruh penton sangat terhibur dengan penampilan band yang seluruh personilnya pandai bernyanyi ini. (*)

Trio O Sister

Perkusi India

 

Berita Terkait