Membangun Infrastruktur di Pontianak, Dua Asuransi Sudah Setuju Pelebaran Jalan

Membangun Infrastruktur di Pontianak, Dua Asuransi Sudah Setuju Pelebaran Jalan

  Sabtu, 30 January 2016 09:18
BAKAL DIBONGKAR: Halaman kantor asuransi akan dibongkar untuk pelebaran jalan. MUJADI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Wali Kota Pontianak Sutarmidji mengatakan, permasalahan pembebasan lahan di Jalan Sultan Abdurahman terkait pelebaran jalan yang terhambat oleh dua asuransi, Bumiputera dan Jiwasraya kini sudah selesai.

DUA asuransi BUMN dan swasta itu sepakat untuk memberi sebagian asetnya. Hal itu dikatakan, usai Wali Kota bertemu dengan pejabat Asuransi Jiwasraya pusat, belum lama ini.“Prinsipnya Jiwasraya mendukung pelebaran jalan ini. Pihak Jiwasraya sudah bertemu dengan saya guna membicarakan persoalan percepatan pelebaran jalan. Hanya dalam pelepasan aset tentu ada proses yang dilewati. Pihak BUMN masih menunggu proses pelepasan aset itu,” terangnya kepada Pontianak Post, belum lama ini.

Jika semua proses telah dilakukan, maka pemkot akan segera melakukan pembenahan untuk mewujudkan pelebaran jalan yang belum terselesaikan ini. “Saya sangat berterima kasih dengan Jiwasraya mendukung penataan kota. Tindakan tak nyaman beberapa waktu lalu, saya selaku kepala daerah meminta maaf. Kami berterima kasih dengan kerja sama ini.  Semua permasalahan telah selesai. Saat ini tinggal menunggu segala prosesnya saja,” terangnya.

Permasalahan itu juga memantik anggota DPRD Kota Pontianak, Herman Hofi Munawar. “Apa yang dilakukan pemkot semata-mata untuk kepentingan umum. Untuk itu semua pihak termasuk pihak asuransi harus mendukung kebijakan yang dilakukan pemkot,” terangnya.

Dalam penyelesaian permasalahan ini, ia menilai pihak asuransi terkesan alot. Artinya, pihak asuransi bukan tidak mendukung kebijakan pemerintah, namun kebijakan terkait pelepasan hak atas tanah adalah wewenang kantor pusat.

Oleh sebab itu, lanjutnya, apa yang dilakukan pemerintah mungkin mendorong dua asuransi untuk segera melapor ke kantor pusat dengan tujuan untuk menemukan jawaban secepatnya. “Kalau secara pribadi, saya mendukung apa yang dilakukan pemkot agar percepatan infrastruktur ini segera tuntas,” terangnya.

Dia meminta semua pihak di Pontianak mesti mendukung pembangunan karena ini menyangkut kepentingan publik. Dengan begitu kota ini akan terus berkembang dan menjadi lebih baik.“Dalam penyelesaian, tentu perlu komunikasi yang baik, penuh rasa kekeluargaan, bicara dari hati ke hati sangat perlu, agar warga merasa bagian dari proses pembangunan itu. Jika dilakukan, saya pikir warga secara sukarela melepas lahannya untuk kepentingan publik,” tutupnya.(iza)

Berita Terkait