Mayat di Parit Hebohkan Warga

Mayat di Parit Hebohkan Warga

  Rabu, 28 Oktober 2015 09:35
HAHYU/PONTIANAK POST

MEMPAWAH- Warga Mempawah digegerkan dengan penemuan mayat di dalam parit yang berada di Jalan Lingkar Rt 03 Rw 01 Desa Antibar Kecamatan Mempawah Timur, Selasa (27/10) sekitar pukul 10. 30 pagi. Mayat tersebut pertama kali ditemukan Ameng, ketika hendak mencuci kaki.

Dari informasi yang dihimpun dilapangan, mayat pria yang ditemukan hanya mengenakan celana dalam berwarna biru muda itu pertama kali ditemukan Ameng warga Mempawah. Ameng yang berprofesi sebagai supir kendaraan di salah satu toko bangunan di Mempawah ini baru saja melaksanakan tugasnya mengantarkan pesanan bahan bangunan di Proyek Diklat Perhubungan Darat.

Usai  menurunkan bahan-bahan bangunan itu, Ameng pun berniat pulang ke toko melewati Desa Antibar. Namun, sesampainya di sebuah parit yang berada di Jalan Lingkar tersebut Ameng berniat membersihkan tubuhnya. Namun, secara tidak sengaja Ameng melihat sesosok tubuh manusia dalam kondisi terlungkup didalam air.

Tak pelak, Ameng pun kaget dan berusaha memastikan objek yang dilihatnya tubuh manusia. Benar saja, setelah diperhatikan dengan teliti dan seksama Ameng pun menghubungi warga dan pihak kepolisian atas temuan mayat didalam parit tersebut. Tak berselang lama warga dan polisi tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat.

Warga dan polisi pun bergegas melakukan evakuasi terhadap tubuh korban yang sudah tenggelam didasar parit. Tak butuh berapa lama, proses evakuasi berjalan lancar dan jenazah korban pun dilarikan ke RSUD dr Rubini Mempawah untuk divisum.

“Habis mengantarkan bahan bangunan, saya mau pulang ke toko melewati jalur Desa Antibar. Dan ketika sampai di parit ini, saya mau mencuci kaki. Namun ketika hendak turun ke parit, saya melihat seperti bayangan tubuh manusia dalam posisi terlungkup didalam air. Makanya saya langsung hubungi teman-teman dan polisi,” tuturnya.

Selain tubuh korban yang ditemukan dalam posisi terlungkup didalam parit, juga ditemukan sejumlah barang milik korban disekitar TKP temuan mayat tersebut. Seperti sebuah tas pinggang bewarna hijau yang berisikan berbagai peralatan milik korban, sepeda motor merek Yamaha F1 dan sehelai celana.

Belakangan diketahui, korban bernama Adly Oktarianto, 33 warga Jalan Babusastran Kelurahan Babusastran Kecamatan  Danurejan, Kota Yogjakarta Provinsi DI Djogjakarta. Pria lajang kelahiran 29 Oktober 1982 itu dikabarkan baru dua hari ini berada di Kota Mempawah. Korban menginap di rumah kakak iparnya bernama Awang Ardiansyah di Rt 02 Rw 01 Desa Antibar Kecamatan Mempawah Timur.

Sementara itu, Kapolsek Mempawah Timur, Ipda Djamal membenarkan adanya penemuan mayat di dalam parit di Desa Antibar. Djamal mengaku pihaknya bergerak cepat turun ke TKP setelah mendapatkan laporan dari masyarakat.

“Setelah korban kita evakuasi, langsung dilarikan ke RSUD dr Rubini Mempawah untuk diperiksa lebih lanjut oleh tim medis. Hasil pemeriksaan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh  korban,” ungkap Kapolsek.

Kemudian, sambung Kapolsek pihaknya juga mengumpulkan sejumlah barang bukti milik korban yang ada di TKP temuan mayat. Seperti sepeda motor dan barang lainnya masih dalam keadaan utuh.

“Dari hasil visum, keterangan saksi hingga barang bukti di TKP maka diduga korban tenggelam didalam parit akibat penyakit epilepsi yang kambuh  ketika korban hendak mandi di TKP penemuan,” tukasnya. (wah)