Mau Pakai Atribut PKI? Ini Ancaman dari Kapolri

Mau Pakai Atribut PKI? Ini Ancaman dari Kapolri

  Kamis, 12 May 2016 15:49
Foto/ilustrasi: Ayatollah Antoni/JPNN

Berita Terkait

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyatakan, penyebaran paham komunis saat ini sudah dalam tahap membahayakan. Menurutnya, bakal ada dampak perubahan di sosial masyarakat yang bisa mengancam kehidupan banyak orang.

"Sekarang sudah banyak perkumpulan atau diskusi yang bertemakan komunisme. Hal ini bisa menimbulkan reaksi di masyarakat," katanya saat menghadiri diskusi penanggulangan Komunisme di Gedung Auditorium PTIK, Kamis (12/3).

Badrodin menambahkan, penyebaran paham komunis sudah meluas ke sejumlah wilayah di Tanah Air. "Masyarakat harus melapor dan waspada jika menemukan ada indikasi penyebaran itu," tuturnya.

Menurutnya,  apabila hal itu dibiarkan tanpa tindakan serius maka imbasnya ada pada generasi bangsa. Oleh sebab itu, katanya, Polru akan melakukan tindakan agar komunisme tidak meluas.

Misalnya, Polri akan menindak orang yang memakai atribut bergambar ‘palu dan arit' yang dikenal sebagai simbol PKI.  ''Bisa ditangkap dan dijerat dengan pasal yang berlaku," tegasnya.

Badrodin menjelaskan, pihaknya sudah menangkap sejumlah pelaku terduga penyebaran paham komunis yang menjual baju atau pun atribut lainnya bergambar palu arit. Bukan sekadar ditangkap dan diperiksa, penjual atribut itu juga diproses hukum.

''Kalau memenuhi unsur ya bisa dipenjara sepuluh tahun. Termasuk penyebaran buku-buku, nanti kejaksaan yang akan menangani," terangnya.(elf/JPG)

Berita Terkait