Mati Kutu di Oracle Arena, Spurs Tunduk 90-120 dari Warriors

Mati Kutu di Oracle Arena, Spurs Tunduk 90-120 dari Warriors

  Rabu, 27 January 2016 09:12
LEWATI : Guard Golden State Warriors Stephen Curry (30) berusaha melewati forward LaMarcus Aldridge (12) dari San Antonio Spurs pada laga di Oracle Arena, (25/1). Kyle Terada-USA TODAY Sports

Berita Terkait

OAKLAND--Kebesaran nama San Antonio Spurs langsung luntur saat bertandang ke markas Golden State Warriors, Oracle Arena kemarin. Kawhi Leonard dkk ditekuk juara bertahan Warriors dengan skor telak 90-120.Laga kemarin berlangsung jauh dari ekspektasi. Jauh –jauh sebelum pertandingan, banyak pihak memprediksi duel ini bakal sengit. Karena menjadi pembuktikan siapa raja wilayah barat sesungguhnya.

Ternyata, yang diharapkan tidak menjadi nyata. Spurs tampil bak demam panggung. Gagal mengimbangi permainan Warriors yang tampil begitu nyaman dengan dukungan 19.596 penonton di Oracle Arena.“Ini tadi (kemarin, Red) seperti pertandingan orang dewasa melawan anak-anak,” kesal Gregg Popovich, head coach Spurs usai pertandingan dikutip ESPN.Strategi Popovich memasang point guard senior Tony Parker menjaga Stephen Curry gagal total. Bukannya seret, Curry malah menggila dengan mengemas 37 poin. 18 angka di antaranya dia lesakkan melalui tembakan tiga angka (6-9).

Belum-belum, di kuarter pertama Curry sudah meledak dengan mengemas 15 poin. Di kuarter ketiga dia nombok lagi 18 poin. Total sepanjang laga MVP NBA 2015 itu melesakkan 12 dari 20 percobaan tembakan. Itu membawa Warriors menang 39 kali beruntun di kandang sendiri.“Setiap saat kami punya kesempatan membuktikan terus berkembang. Dan kami siap untuk itu. Ini memang hanya satu dari laga reguler. Tapi setiap kemenangan punya sensasi berbeda,” ucap Curry.

Pertahanan Spurs kemarin tak terlalu kokoh. Bahkan, bisa dibilang kocar-kacir menghadapi ball movement ala barisan small man Warriors. Terlebih center senior mereka Tim Duncan juga tidak tampil karena masih cedera lutut kanan.Di kuarter pertama Spurs sudah mengemas delapan kali turnover. Sepanjang pertandingan total mereka mengemas 26 turnover. Itu terbanyak di satu laga mereka musim ini.“Harus kami katakan, mereka lebih baik dari kami. Jauh lebih baik dari berbagai aspek,” ucap guard Spurs Manu Ginobili. “Dari serangan, shooting, defense, semuanya. Mereka tampil di kandang dan menginginkan laga ini lebih dari kami,” tambahnya.

Kemenangan ini membuat Warriors masih memimpin wilayah barat dengan rekor 41-4. Spurs menyusul di peringkat kedua dengan 38-7. Kekalahan kemarin juga membuat 13 kemenangan beruntun Spurs terputus.Spurs tak perlu bersedih terlalu lama. Masih ada tiga kali kesempatan kedua tim berjumpa di musim regular. Duel Warriors-Spurs ini juga diyakini banyak pihak bakal menjadi duel final wilayah barat di playoff mendatang. (irr)

Berita Terkait